Jumat, 15/02/2013, 06:03:07
Kemenkes: Bebas Pasung Bagi Penyandang Sakit Jiwa
Pemalang-Muhammad Ridwan

Pemberian bantuan obat-batan dari Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kemenkes RI kepada Dinkes Pemalang (Foto: Ridwan)

PanturaNews (Pemalang) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mencanangkan Bebas Pasung bagi penyandang sakit jiwa. Hal itu disampaikan oleh Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kemenkes RI, dr. Diah Sri Utami, S.PKJ, MARS pada acara Sosialisasi Program Kesehatan Jiwa di Aula Dinas Kesehatan Kabuaten Pemalang, Jawa Tengah, Kamis 14 Februari 2013.

Disampaikan, bahwa program tahun 2010 tersebut belum sepenuhnya disiosialisasikan, dan di Jawa Tengah khususnya adalah di Pemalang yang secara periodik melaksanakan program yang bekaitan dengan penyandang sakit jiwa.

Menurutnya, orang yang sakit jiwa kemudian dipasung, mereka diambil kebebasannya sehingga ruang geraknya sempit dan itu melanggar hak asasi manusia. Jika hal itu dibiarkan dan sampai masuk data Komnas HAM, itu akan berakibat buruk bagi Indonesia di mata dunia.

“Oleh karena itu sosialisasi ini akan terus kami galakkan agar para penyandang sakit jiwa mendapat perhatian dalam upaya memberikan proses penyembuhan, dan tidak lagi dengan cara dipasung,” ujar Diah.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang, dr. Erna Nuraini, M.Hlth. Sc, mengatakan Pemalang merupakan kabupaten di Jawa Tengah yang mendapat prioritas dalam hal program kesehatan jiwa, karena secara rutin telah menjalankan program-program Kemenkes RI.

Dikatakan, bahwa untuk urusan sakit jiwa harus secara periodik dan sabar memberikan pelayanan dan bimbingan kepada mereka sehingga dibutuhkan tenaga dan pikiran yang ekstra. Sebelum tahun 2010, mereka kadang karena ditemukan di jalan digaruk, tapi untuk sekarang sudah diupayakan penanganannya secara terprogram.

Pada kesempatan itu diberikan bantuan berupa obat-obatan yang sebelumnya secara periodik juga telah diberikan bantuan yang sama melalui rumah sakit-rumah sakit, diantaranya adalah rumah sakit dr. M.Ashari Pemalang.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita