Wakil Ketua DPRD Pemalang, HM Rois Faizal MS, SPDI, MSi
PanturaNews (Pemalang) – Pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Pemalang bulan Oktober 2010 mendatang, masyarakat berharap Bupati Pemalang yang terpilih harus dekat dengan masyarakat dan berani mengambil keputusan. Dia juga harus paham betul tentang apa yang dibutuhkan masyakatnya, serta memiliki konsep kerja kedepan yang jelas. Tidak takut dikritik, serta jangan takut didemo masyarakatnya.
“Kalau tidak punya konsep yang jelas ya sebaiknya jangan jadi bupati,” kata Wakil Ketua DPRD Pemalang, HM Rois Faizal MS, SPD.I, MSi di ruang kerjanya di gedung dewan setempat, Rabu 17 Pebruari 2010 sore.
Menurut dia, bupati mendatang harus membawa perubahan bagi Pemalang menuju yang lebih baik. Utamanya bidang pertanian, kesehatan dan pendidikan yang menjadi skala prioritas. “Bupati harus bisa mengambil tindakan tepat dan cepat manakala petani kekurangan pupuk ataupun jalan mengalami kerusakan. Jadi bupati harus cepat tanggap dan cakap,” jelasnya.
Kalau bupati tidak bisa mengambil tindakan cepat atau bahkan takut dikritik dan didemo masyarakat, ya jangan jadi bupati. Seorang bupati menjadi tumpuan masyarakat untuk memajukan daerahnya. “Maka bupati yang akan datang harus benar benar mumpuni. Jadi bupati itu harus siap dikritik, di konyo-konyo, telinganya harus tebal,” pungkas Rois.