Jumat, 21/09/2012, 08:23:16
Menanti Pemimpin Brebes Pilihan Rakyat
Oleh: Wahidin
--None--

Tidak semua Pilkada menghasilkan pemimpin yang memenuhi dua unsur penting dalam menuju perubahan daerah ke arah yang lebih baik, maka kita semua sangat berharap masyarakat Brebes sangat cerdas dan tepat menentukan pilhanya sesuai dengan hati nurani masing-masing, bukan karena embel-embel tertentu dan kepentingan sesaat.

Pemimpin yang dibutuhkan dalam sebuah daerah, normatifnya adalah pemimpin yang bisa melakukan management pemerintahan daerah dalam rangka menggerakan eksekutif yang makin baik, dan disisi lain adalah pemimpin yang bisa mengayomi dan disukai oleh rakyatnya.

Apalagi di era persaingan politik yang terkadang tujuan utamanya adalah yang penting menang walaupun dengan cara apapun. Pemimpin ibarat pemain sepak bola, dimana harus punya tiga kemampun, yaitu bertahan, mengumpan bola, dan menyerang. Kalau pemain sepak bola sangat menonjol dan punya karakter dalam melakukan tiga kemampuan itu, maka dia akan menjadi pemain yang diminati dan di sukai oleh semua penonton, pelatih, official, bahkan lawanpun akan angkat topi penghargaan buat pemain tersebut.

Begitu juga manakala para calon pemimpin kita mempunya kemampuan dan karakter yang mewakili ke tiga unsur itu, maka pilkada akan dikatakan berhasil siapapun pasangan yang terpilih. Kemampuan bertahan artinya pemipimpin mampu mempertahankan kemampuan dan kemajuan daerah yang sudah berhasil diraihnya, bukan malah merusak tatanan pembangunan yang sudah mulai membaik dan prospektif.

Pemimpin yang pandai mengumpan bola, adalah pemimpin yang bisa dengan tepat menentukan kebijakan dalam menempatkan SDM yang dibutuhkan bagian atau dinas terkait (the right man on the right jobs), sehingga pemerintahan akan berjalan dengan baik, dalam istilah mengumpan ini tentunya dibutuhkan pemimpin yang punya dasar managerial yang baik, dan punya pengalaman organisasi yang matang.

Kemampuan menyerang itu artinya pandai membuat terobosan dan kreativitasnya sehingga visi misinya bisa tepat tercapai sesuai dengan target sasaranya. Akumulasi dari ketiga faktor kemampuan calon pemimpin daerah itulah, maka bisa dijadikan salah satu alternatif penilaian sebagai parameter atau indikator masyarakat dalam menentukan pilihan calon kepala daerahnya. Kemapuan pemimpin tentunya akan berimbas kepada kesejahteraan rakyat dan kemajuan daerah selama periode kepemimpinanya. Mencari sosok yang diminati masyarakat sekaligus punya kemampuan dan karakter BERTAHAN, MENGUMPAN, dan MENYERANG tidaklah mudah seperti membalikan telapak tangan.

Maka disinilah peran serta partai politik sebagai faktor penentu dalam menentukan para calon pemimpin daerah, sesuai dengan UU Pilkada sangatlah vital. Ibarat kita mau menanam bawang merah, maka faktor bibit bawang merah itulah salah satu hal yang sangat menentukan hasil panen nanti. Setidak-tidaknya petani sudah pandai memilih bibit bawang merah yang unggul dan tidak.

Lepas dari calon-calon pemimpin yang akan dipilih oleh rakyat Brebes nanti, maka ada beberapa hal juga yang patut kita cermati bersama yaitu kondisi dan keberadaan daerah yang akan dipimpinya. Brebes adalah daerah yang punya wilayah terluas nomor dua setelah cilacap di propinsi Jawa tengah, penduduknya terbesar di Propinsi Jateng, potensi daerahnya pertanian,nelayan,dan perdagangan, termasuk juga mulai ada sentra-sentra industri, pendapatan perkapita masyarakat juga harus terus meningkat, dan banyak kebutuhan baik infrastruktur phisik maupun kesejahteraan masyarakat yang perlu terus ditingkatkan. Dengan kondisi seperti ini maka kita bisa menentukan siapa kira-kira calon pemimpin yang layak diberi tugas untuk memimpin Brebes ke arah yang lebih baik.

Sebagai harapan kami masyarakat Brebes pada umumnya berharap sosok pemimpin yang tahu persis kebutuhan rakyat Brebes, terutama di bidang pertanian dan nelayan yang cukup menjanjikan dalam mempertahankan existensi perekonomian Brebes yang kuat dan mandiri. Seandainya Petani dan Nelayan bisa diupayakan beraktivitas sepanjang tahun, maka dengan sendirinya roda perekonomian Brebes akan naik dan maju pesat sekurang-kurangnya 2 kali lipat dari kondisi sekarang.

Hutan yang gundul segera dikembalikan menjadi hutan yang lebat, irigasi tiap titik jaringan yang bisa menjangkau radius kawasan pertanian di sekitarnya direhabilitasi total, sumber-sumber cadangan air baik waduk,embung,bendungan karet, jaringan pembuangan baik sungai kecil maupun besar, segera di bangun dengan baik, maka petani akan bisa bercocok tanam sepanjang tahun tanpa merasa takut bahaya banjir dan kekeringan air, disitulah pintu kemakmuran rakyat Brebes akan mulai nampak harapanya.

Begitu juga program peningkatan daerah nelayan, dengan adanya perda tentang TPI yang dikelola oleh Kabupaten, maka masalah-masalah yang dihadapi para nelayan selama ini harus segera kita tindak lanjuti dengan cepat, misalnya TPI bisa menyediakan dana talangan agar tangkapan ikan para nelayan harus di bayar kontan, karena mereka butuh biaya operasioanal untuk melaut selanjutnya, teknologi alat tangkap ikan kita perbaharui dengan teknologi yang maju tapi ramah lingkungan, dan sentra-sentra pasar ikan juga disiapkan, sehingga para nelayan akan semakin bergairah dalam meningkatkan hasil tangkapan ikanya.

Begitu juga jalan yang menuju kawasan nelayan harus ditingkatkan agar mempercepat akses pengangkutan hasil laut sampai ke tempat-tempat pemasaran ikan. Semakin majunya nelayan, maka peningkatan PAD dan dampak ekonomi lain dari sektor perikanan akan semakin dirasakan manfaatnya bagi kemajuan daerah.

Kalau program-program itu segera direalisasikan dengan kebijakan fiskal ( APBD ) yang difokuskan prioritas di bidang Pertanian dan Nelayan terus-menerus, maka otomatis akan berimbas pada bidang perdagangan dan investasi industri yang makin maju di Kabupaten Brebes.

Semoga rakyat Brebes akan bisa menentukan siapa calon pasangan kepala daerah yang betul-betul bisa merealisasikan kebijakan tersebut. Kemenangan rakyat dalam pilkada adalah manakala pemimpin yang terpilih dapat menjadi pemimpin pemerintahan yang baik, dan menjadi pemimpin rakyat yang arif dan bijaksana. Amin

(Wahidin adalah anggota DPRD Brebes dan Ketua DPC PARTAI HANURA Kabupaten Brebes)


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita