Kamis, 13/09/2012, 04:00:58
Tertimpa Pohon Tumbang, Gedung SD Pruwatan Rusak
ZM-Zaenal Muttaqin

Pohon besiar berukuran besar tumbang menimpa bangunan SD Pruwatan (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Gedung SD Pruwatan 01 Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, rusak setelah tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang, Kamis 13 September 2012 sekitar pukul 06.45 WIB. Pohon jenis besiar berukuran cukup besar itu, menimpa dan merusakkan atap gedung ruang kelas 5 dan kelas 6.

Tidak ada korban jiwa atau korban luka, meski saat kejadian di ruang kelas sudah ada beberapa siswa yang tengah membersihkan ruangan. Tapi diperkirakan kerugian akibat bencana itu mecapai Rp 50 juta, dan kegiatan belajar mengajar (KBM) juga terganggu.

Kepala SD Pruwatan 01, Nurkholis SPd mengatakan, pohon besiar setinggi 15 meter lebih itu tumbang akibat tiupan angin kencang. Pohon besiar itu ada di belakang gedung di tanah milik warga dan telah berusia sekitar 10 tahun.

"Pohon itu milik warga, ada di pekarangan yang berbatasan dengan lokasi bangunan SD Pruwatan 1," ujarnya.

Kerusakan terjadi pada bagian atap, kayu rangka patah dan genting pecah dan tembok juga mengalami retak-retak di salah stu bagian sudutnya. Selain itu plafon dan eternit ruangan juga rusak tertimpa reruntuhan genting yang pecah.

"Kerusakan pada bagian atapnya dan saat ini dua ruang kelas itu tidak bisa digunakan untuk kegiatan belajar," kata Nurkholis.

Setelah kejadian itu, siswa kelas 5 belajarnya di ruang perpustakaan dan kelas enam menempati ruang kelas 2. Sementara siswa kelas dua secara begantian menempati ruang kelas 1. "KBM agak terganggu akibat peristiwa ini dan kelas 5 serta kelas enam tempat belajarnya terpaksa dipindahkan," terang Nurkholis.

Sementara itu, anggota DPRD Brebes, H Imam Sairi yang sempat meninjau langsung ke lokasi mengatakan, Pemkab agar secepatnya melakukan perbaikan pada gedung sekolah yang rusak akibat tertimpa pohon tumbang tersebut.

"Harus segara diperbaiki agar KBM tidak terganggu, apalagi kelas 6 akan menghadapi ujian nasional," kata anggota DPRD yang tinggal di Desa Pruwatan ini.

Peristiwa tersebut juga telah dilaporkan ke UPTD Pendidikan Bumiayu dan Kasi Sarpras, M Jamil juga telah meninjau serta melakukan pendataan.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita