Tronton nampak bebas melintas di Ciregol meski sebelumnya telah ada pembatasan maksimal 16 ton (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Kendaraan berat bertonase tinggi bebas berlalulalang melintas di jalan nasional rua Jakarta-Tegal-Purwokerto, tepatnya di jalur Ciregol Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Brebes, Jawa Tengah. Padahal di jalur tersebut sebelumnya telah ada pembatasan tonase maksimal 16 yang diperbolehkan melewatinya.
Pantauan PanturaNews.Com, Jumat 07 September 2012 nampak kendaraan berat jenis truk tronton sarat muatan bebas lalu lalang, dari arah Purwokerto menuju Tegal atau sebaliknya. Kondisi itu sangat disayangkan, karena bisa berdampak pada kerusakan jalan darurat yang sudah dua kali mengalami ambles tersebut.
Camat Tonjong, Drs Hudiyono MSi ketika dihubungi, menyayangkan hal itu. Pasalnya, pelanggaran tonase kendaraan yang melintas di Ciregol akan berdampak pada keawetan jalan Ciregol. "Kami sangat kawatir Ciregol akan kembali ambles jika terus dilintasi kendaraan berat," ujarnya.
Menurutnya, dua kali Ciregol ambles telah menyengsarakan masyarakat. Dampaknya sangat terasa, ongkos angkutan naik dan pengalihan lalulintas ke jalur alternatif juga telah menimbulkan dampak sosial. "Warga sangat terganggu, keselamatan warga terancam dan jalan alternatif juga rusak," tutur Hudiyono.
Diharapkan pihak berwenang mengambil langkah pengawasan dan penindakan pada para pengemudi kendaraan berat yang membandel melintasi Ciregol. Sebelumnya Gubernur Jawa Tengah, H Bibit Waluyo saat meninjau Ciregol beberapa waktu lalu, juga telah tegas melarang kendaraan bertonase tinggi melewatinya. "Larangan sudah ada maka kami harap ada penindakan pada bagi kendaraan yang melanggar," tegas Hudiyono.
Kepada para pengemudi kendaraan berat juga diminta untuk bisa mengerti untuk tidak melintasi Ciregol. "Para sopir kendaraan berat kami juga menghimbau untuk tidak melintasi Ciregol, demi menjaga keawetannya," tandas Hudiyono.