Kamis, 06/09/2012, 08:02:16
H-1 Penutupan, Pendaftar Peserta Pemilu Baru 7 Parpol
GAB -Riyanto Jayeng & SL Gaharu

Pendaftaran PDI Perjuangan ke KPU Kota Tegal langsung dihadiri ketua dan sekretaris (Foto: Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Sehari jelang penutupan pendaftaran peserta pemilu, tidak banyak partai politik yang mendaftar. Hanya ada 3 parpol mendatangi Kantor KPU Kota Tegal, Jawa Tengah, untuk mendaftaran diri. Ketiga parpol itu adalah Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB).

Ketua KPU Kota Tegal, KH Saifudin Zuhri Madrais SAg, mengatakan pendaftaran menjadi peserta Pemilu 2014 dibuka sejak tanggal 10 Agustus 2012, dan akan berakhir pada hari Jumat 7 September 2012 pukul16:00 WIB.

“Hingga saat ini totalnya baru ada 7 parpol yang mendaftar. Antara lain Partai Nasional Demokrat (Nasdem), PDS, Partai Gerindra, PPP, Partai Golkar, PKBIB dan PDI Perjuangan. Sedangkan Parpol yang telah mengambil formulir ada 5 antara lain PKB, PDK, PKS, Partai Republik dan PAN.

KPU masih membuka pendaftaran Parpol sampai Jumat. Parpol yang tak mendaftar tak bisa mengikuti Pemilu tahun 2014 di Kota Tegal. Walaupun secara nasional merupakan Parpol besar, dan mendapat kursi di DPR RI,” kata Saefudin.

Ditambahkan Saefudin, sesuai data dari KPU Pusat, jumlah Parpol ada 73. Namun untuk jumlah Parpol di Kota Tegal, pihaknya masih menunggu sampai akhir pendaftaran Parpol. Setelah itu, pihaknya bisa memastikan jumlah Parpol di Kota Tegal yang bisa mengikuti Pemilu tahun 2014. Namun sesuai hasil rapat pleno KPU Pusat, pihaknya memberikan toleransi kepada Parpol untuk melengkapi dokumen, termasuk KTA sampai dengan tanggal 29 September 2012 jam 16.00 WIB.

"Selanjutnya kami akan melakukan tahapan verfikasi faktual tingkat kota/kabupaten, sesuai jadwal KPU Pusat, akan dilaksanakan pada tanggal 4 sampai 24 Oktober 2012. Sedangkan pemberitahuan hasil verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan, akan kami sampaikan pada tanggal 25 sampai 30 Oktober 2012," ujarnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita