Jumat, 31/08/2012, 04:24:28
Krisis Air Bersih, Warga Mengkonsumsi Air Sungai
JAY-Riyanto Jayeng

Untuk kebutuhan air bersih, warga berbondong mengambil air di cekungan sungai (Foto: Jayeng)

PanturaNews (Tegal) - Ratusan warga dua desa di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, sepanjang musim kemarau tahun ini mengalami krisis air bersih. Kekeringan yang melanda Desa Dermasuci, Kecamatan Pangkah dan Desa Penujah Kecamatan Kedung Banteng itu, sangat dirasakan oleh warga sejak empat bulan terakhir. 

Akibatnya, warga di kedua desa itu memilih mengkonsumsi air sungai dengan cara mengais air sungai yang berada di cekungan, lantaran sumur-sumur di pemukiman penduduk kering kerontang.

Menurut keterangan Mustofa, salah seorang warga Desa Penujah, kekeringan yang melanda desanya sejak 4 bulan terakhir dirasakannya sangat memiriskan hati. Pasalnya, selain sumur-sumur di pemukiman penduduk kering, warga harus mendapatkan air di sungai yang jaraknya cukup lumayan jauh.

Sementara, menurut Mustofa, terkait kondisi desanya yang mengalami kekeringan itu, belum ada satupun pihak pemerintah dari Kecamatan maupun Kabupaten yang merespon, untuk segera mengambil tindakan antisipatif dengan memberikan bantuan pengadaan air bersih.

“Sampai kini pemerintah belum menyalurkan bantuan air bersih ke desa kami, sementara warga semakin kesulitan mencari sumber air. Air yang berada di sungai jaraknya cukup jauh, itupun bukan air yang mengalir, tapi air yang menggenang di areal cekungan sungai,” kata Mustofa, Rabu 30 Agustus 2012.

Mustofa menambahkan, setiap musim kemarau tiba, warga di dua desa itu selalu mengalami kekeringan. Untuk itu pihaknya sangat berharap kepada pemerintah agar untuk mengahadapi masa-masa kekeringan di tahun mendatang, bisa segera memasang jaringan PDAM ke kawasan rawan air tersebut.

“Untuk memenuhi kebutuhan mandi, cuci dan masak, semua warga setiap hari bergantian mengambil air di sungai yang sebenarnya sungainyapun sudah mengering. Namun warga sengaja membuat kubangan-kubangan kecil untuk menampung air agar bisa dimanfaatkan,” tegas Mustofa.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita