Jumat, 05/02/2010, 19:19:00
Jalan di Kecamatan Kandangserang Rusak Parah
AZ-Agus Zahid

Terlihat pengendara sepeda motor nampak kesulitan saat melintasi jalan desa menuju Trajumas, Kandangserang karena selain kondisi jalan rusak, medan jalan juga naik turun. (FT: Agus Zahid)

Panturanews (Kajen) - Infrastruktur, terutama jalan-jalan di Desa Trajumas, Karanggondang, Sukoharjo, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan kondisinya rusak parah. Kendati sudah diaspal, namun rata-rata rusak dan sulit dilalui kendaraan roda empat, apalagi pada musim penghujan.

Hal itu, selain karena kondisi tanahnya labil di daerah pegunungan, juga jalan tersebut sering dilalui kendaraan bermuatan berat yang memuat hasil bumi daerah setempat seperti beras, kayu, batu dan lain-lain. "Jalan ini termasuk akses jalan perekonomian desa, tapi kondisinya seperti ini," ujar Rahmad, warga Trajumas, Jumat 05 Februari 2010 siang.

Berdasarkan pantuan, jalan-jalan di daerah tersebut yang rusak parah, rata-rata berada di tengah persawahan yang labil. Memang jalan-jalan tersebut sebagian besar telah diaspal, namun sebagian sudah hancur dan telah berubah menjadi bebatuan. Selain itu, juga banyak terdapat lubang-lubang jalan di beberapa titik, karena tak mampu menahan beban muatan kendaraan yang membawa hasil-hasil bumi dari daerah setempat. "Kalau musim hujan, sulit dilalui kendaraan, tidak musim hujan saja sulit," lanjut dia.

Camat Kandangserang, Budi Santoso ketika dikonfirmasi mengatakan jika faktor infrastruktural saat ini tidak terlalu berpengaruh terhadap sistem kordinasi di wilayahnya. Karena tehnologi saat ini memudahkan untuk melakukan komunikasi terhadap pemerintahan desa di daerah terpencil. "Ya itu, tidak terlalu bermasalah, sekarang kan ada HP dan lain sebagainya, namun kalau longsor memang repot," katanya.

Perlu di ketahui, ketika panturanews melakukan investigasi di sekitar Wilayah Sukoharjo, Kecamatan Kandangserang dan sekitarnya sulit ditemukan sinyal, sehingga hand phonnya tidak bisa digunakan untuk berkomunikasi.

 

 

 


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita