Minggu, 15/07/2012, 06:45:06
189 Lurah-Kades se-Lampung Belajar Membuat Telur Asin
TK-Takwo Heriyanto

Para Kades dan Lurah se Lampung mendengarkan penjelasan soal ternak itik dan telur asin (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Tidak puas dengan kabar ketenaran telur asin Brebes, Jawa Tengah, lewat media dan omongan dari mulut ke mulut, ratusan Lurah dan Kepala Desa (Kades) dari Lampung turun langsung berkunjung ke Brebes. Mereka melihat secara detail proses pembuatan telur asin hingga peternakan itik.

“Kami sengaja menyempatkan diri melihat proses pembuatan telur asin Brebes,” ujar pimpinan rombongan, Heriyansyah kepada Kabag Humas dan Protokol Kabupaten Brebes, Drs Atmo Tan Sidik yang menyambut kedatangan mereka ketika baru turun dari bus di pusat produksi telur Asin HTM Jaya jalan Diponegoro Brebes, Sabtu 14 Juli 2012 sore.

Heri menjelaskan, sebanyak 189 lurah dan kades dari Kabupaten Lampung Selatan dan Lampung Timur dating ke Brebes, didampingi pejabat dari Biro Tata Pemerintahan Umum dan Biro Otonomi Daerah Provinsi Lampung. 

Mereka diajak ke Brebes, kata Heri, dalam rangka pembelajaran KTNA, PERHIPTANI, P3A serta Kades dan Lurah Se Lampung tahun 2012. Peserta melakukan muhibah melalui jalan darat sejak 10 Juli 2012. Sebelumnya, mereka mengunjungi Ungaran, Kota Pekalongan dan Brebes. “Alhamdulillah, di Brebes kami mendapatkan pembelajaran langsung,” katanya.

Sedangkan di daerah lain, kami seakan hanya belanja saja. Karena tidak ditunjukan bagaimana proses produk-produk lokal itu bisa dipasarkan. Kunjungan diawali di pusat produksi telor asim HTM Jaya. Mereka mendapatkan penjelasan dari pimpinan HTM Jaya, Komarudin. Dari telur yang baru di dapatkan dari peternak, kemudian pencucian, pengasinan, perendaman, perebusan, pemasakan hingga pengemasan yang siap di jual.

Peserta mendapatkan bonus makan telur asin gratis. Terlihat sangat lahap dan keheranan ketika telor asin Brebes kuning-kuningnya seperti berminyak. “Itu namanya masir, mas,” terang Kasub Humas Setda Brebes. Dra Hj Farikha.

“Jatah makannya satu-satu, jangan ambil dua,” seloroh salah satu peserta kunjungan.

Perjalanan dilanjutkan ke Kelompok Tani Ternak ‘Adem Ayem’ Desa Pakijangan Brebes. Mereka disambut Ketua Kelompok, Atmo Suwito Rasban dan Kepala Desa Pakijangan, Wasjan Qirom.

Dipeternakan tersebut, mereka mendapatkan penjelasan secara detail dari Atmo Suwito. Juga dipersilahkan untuk melihat kandang-kandang itik yang jumlahnya ratusan kandang dengan jumlah itik yang mencapai ratusan ribu.

Ketua Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Lampung, Paryanti, mengaku senang melihat secara langsung keberadaan ternak itik Brebes. Dia bertekad akan menularkan ilmunya kepada para kelompok tani lainnya di provinsi Lampung.

“Kami ingin belajar lebih jauh lagi tentang ternak itik dan bisa kontak-kontak lewat internet atau hape ya, Bu,”pinta Paryanti kepada Kepala Sekretariat Dinas Peternakan Kab Brebes, Dra Hj Erlin yang turut mendampingi.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita