Ilustrasi
PanturaNews (Brebes) - Seorang bidan desa berinisial Ro, dituduh melakukan malpraktek terhadap Turisah (38), warga Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Pasalnya, tubuh dan kulit Turisah mendadak melepuh yang diduga akibat kesalahan pemberian obat tertentu oleh bidan tersebut. Akibatnya, ia harus menjalani perawatan intensif di salah satu Rumah Sakit di Kota Tegal.
Informasi yang berhasil dihimpun PanturaNews, menyebutkan sebelum minum obat kondisi Turisah masih stabil, namun setelah mengkonsumsi obat tersebut selang beberapa hari kulit tubuhnya melepuh.
"Awalnya hanya gatal-gatal tapi setelah minum obat dari bidan malah jadi tambah parah, kaki hingga kemaluannya melepuh. Seperti ada yang salah," kata salah satu kerabat korban yang meminta dirahasiakan namanya, Minggu 29 april 2012.
Dia mengatakan, bidan desa itu seolah lepas dari tanggung jawab. Padahal, untuk melanjutkan pengobatan dibutuhkan biaya yang besar bagi keluarga Turisah yang mengandalkan mata pencaharian dari hasil melaut dan buruh tani.
Sementara bidan (Ro) saat ditemui di rumahnya menepis tudingan tersebut. Dia mengaku telah bekerja sesuai dengan standar protap penanganan medis. Bahkan, ia membantah telah memberikan salah obat, hal itu dibuktikan dengan pihak keluarga pasien diklarifikasikan dengan Puskesmas Tanjung, diketahui bahwa obat yang diberikan sesuai dengan protap.