Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Aryani, M.Si
PanturaNews (Jakarta) - Karena beban kerja Kementerian ESDM sangat berat, maka dibutuhkan segera pengganti Wakil Menteri (Wamen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Widjajono Partowidagdo yang meninggal dunia saat melakukan pendakian Gunung Tambora, Nusa Tenggara Barat. Ketika masih ada Widjajono saja, Kementerian ESDM masih kewalahan mengurusi masalah energi, terutama ketika menghadapi polemik bahan bakar minyak bersubsidi. Apalagi jika tanpa adanya wamen.
Demikian dikatakan Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Aryani, M.Si, Senin 23 April 2012 sore. Menurutnya, Presiden SBY harus segera menunjuk Wamen ESDM yang baru untuk menggantikan almarhum Widjajono Partowidagdo. Orang yang ditunjuk nantinya diharapkan memiliki kualitas seperti Widjajono.
"Harus dicari yang kompetensinya sekelas wamen lama, karena kalau wamen barunya nanti tidak paham energi bisa runyam," kata Dewi.
Ditambahkan, untuk sementara ini Menteri ESDM Jero Wacik harus menggantikan tugas yang selama ini dilakukan Widjajono, yakni menjelaskan kebijakan energi ke publik. "Menteri yang harus turun gunung, ikut menjadi media darling soal apa pun di Kementerian ESDM," tandas Dewi.
Diberitakan, Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo meninggal dunia saat melakukan pendakian Gunung Tambora, Nusa Tenggara Barat. Menurut beberapa keterangan, ia mendadak lemas saat pendakian. Tiga helikopter dari Basarnas, Polri, dan PT Newmont dikerahkan untuk mengevakuasi Widjajono. Namun, evakuasi terkendala kabut tebal.
Informasi pasti tentang waktu pendakian Gunung Tambora yang dilakukan Widjajono, hingga kondisinya kritis saat pendakian tersebut belum diketahui. Diperkirakan pendakian dilakukan Sabtu dini hari, atau sehari sebelumnya, karena dikabarkan Widjajono dan rekan-rekannya hendak mendaki Gunung Tambora sejak 19 April lalu.