Selasa, 17/04/2012, 03:12:25
Perabotan Hancur, Rumah Warga Disambar Petir
TK-Takwo Heriyanto

Petugas dari kepolisian menunjuk boks listrik yang meledak dan terbakar (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Rumah salah seorang warga tersambar petir pada bagian atasnya. Petir menyambar ke dalam rumah hingga banyak perabotan rumah yang hancur, termasuk boks listrik. Beruntung, dalam musibah yang menimpa rumah milik Purwaningsih (34) di RT 01, RW 05 Desa Kaligangsa Kulon, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Selasa 17 April 2012 sekitar pukul 02.30 WIB dini hari ini, tidak ada korban jiwa.

Namun, akibat musibah itu, kerugian yang dialami akibat kerusakan rumah, diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Purwaningsih, saat dikonfirmasi PanturaNews, mengatakan peristiwa itu terjadi saat dirinya bersama dua anaknya sedang tidur pulas di kamar tidur depan.

"Saat itu, terdengar seperti suara ledakan bom yang mengenai rumah saya. Saya langsung kaget dan bangun dari tempat tidur. Begitu juga dengan kedua anak saya yang bernama Niko (6) dan Sinta (4). Tak tahunya terkena samberan petir," tuturnya.

Padahal, kata Purwaningsih yang ditinggal suaminya (Zaenuri) sedang bekerja di Jakarta ini, hanya hujan gerimis, namun suara petir terus menggelegar, yang akhirnya petir langsung menyambar rumahnya. Beberapa saat setelah itu, lanjut Purwaningsih, listrik dengan sekejap langsung padam. Sebab, sekring listrik sambungan PLN sudah pecah dan hancur.

Bahkan tempat tidur yang ditempatinya bersama kedua anaknya terbakar, karena terkena percikan api dari petir itu. Selain itu, televisi, antene, dan seluruh isi di dalam rumah termasuk perabot rumah tangga juga hancur berantakan. Begitu pula dinding rumah juga mengalami retakan akibat getaran sambaran petir tersebut.

"Tapi, Alhamdulillah saya bersama kedua anak selamat. Meskipun kedua anak saya megalami luka bakar ringan akibat percikan api," ujarnya.

Menurutnya, rumah tetangga yang bersebelahan dengan rumah miliknya, juga ikut terkena getaran petir. Namun, tidak mengalami kerusakan parah, hanya kaca-kaca jendela didepan rumah yang mengalami keretakan.

Dia menambahkan, setelah musibah tersebut, sejumlah pejabat dari Pemkab Brebes termasuk dari pihak kepolisian, selain datang untuk mintai keterangan juga melihat kondisi kerusakan rumah akibat terkena samberan petir itu.

Dia berharap kepada Pemkab setempat untuk peduli memberikan bantuan, agar rumah yang kondisinya rusak parah tersebut dapat ditempati kembali. Mengingat suaminya hanya berprofesi sebagai kuli bangunan di jakarta.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita