Ilustrasi
PanturaNews (Brebes) - Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ditemukan sejumlah soal rusak. Kerusakan sejumlah soal UN untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia ini, ditemukan di SMK Negeri 1 Brebes sebanyak tujuh lembar soal, Senin 16 April 2012.
Informasi yang berhasil dihimpun PanturaNews menyebutkan, meski terdapat tujuh lembar soal UN untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia yang rusak, namun tidak mengganggu aktivitas siswa-siswi yang tengah mengikuti UN tersebut. Sebab, lembar soal UN itu, ditemukan rusak saat akan dibagikan kepada para siswa-siswi.
Mendengar adanya laporan mengenai kerusakan soal UN untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia itu, Bupati Brebes, H. Agung Widyantoro, saat dikonfirmasi wartawan, meminta agar persoalan tersebut ditindaklanjuti oleh Kepala Dinas Pendidikan setempat. Namun, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes, Dr. Angkatno, saat akan dikonfirmasi diruang kerjanya, enggan untuk diwawancarai wartawan.
"Perintah dari Pak Kepala Dinas, konfirmasinya disuruh sama Pak Sri Lahir saja selaku Ketua Panitia Pelaksana UN," kata salah satu petugas keamanan Dinas Pendidikan setempat.
Sementara, Ketua Panitia Pelaksana UN, Sri Lahir, mengakui terkait dengan kerusakan soal UN untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, tidak membuat sejumlah siswa-siswi di SMK Negeri 1 Brebes merasa terganggu. Sebab, koordinator pengawas satuan pendidikan sudah menggantikan soal UN yang rusak itu, dengan menscaner soal yang tidak rusak.
"Saya jamin, permasalahan itu tidak sampai terjadi kebocoran soal," kata Sri Lahir.
Saat ditanya, apakah soal UN untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia yang rusak itu, dikembalikan ke Dinas Pendidikan, menurutnya tidak kembalikan. Sebab, akan dibuat laporan berita acara oleh pengawas satuan pendidikan dari Perguruan Tinggi UNES Semarang, untuk dilaporkan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jateng.
Dia menjelaskan, tahun Pelajaran 2011/2012 peserta UN tingkat SLTA di Kabupaten Brebes sejumlah 12.887 siswa. Mereka berasal dari SMA sebanyak 5.066 siswa, MA sebanyak 1.608 siswa dan SMK sebanyak 6.213 siswa. UN digelar tanggal 16 sampai 19 April 2011.