Ilustrasi
PanturaNews (Brebes) - Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng), Wahyudin Noor Aly, mengatakan organisasi kepemudaan yang dipimpinnya tidak mau terjebak dalam urusan dukung mendukung calon bupati (Cabup) pada Pemilukada Brebes yang akan digelar 07 Oktober 2012.
Alasannya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pesta demokrasi rakyat, hingga saat ini belum membuka pendaftaran bakal calon bupati (cabup) dan wakil bupati (wabup), sehingga belum diketahui siapa-siapa bakal cabup dan cawabupnya.
"Kalau saat ini, memang terdapat dua calon incumbent yang kelihatan akan mencalonkan dirinya masing-masing sebagai cabup. Yakni Agung Widyantoro dan Idza Priyanti. Itupun juga keduanya sama-sama belum mendapatkan rekomendasi dari DPP partai selaku pengusung. Jadi, boleh dikatakan kedua calon incumbent ini status pencalonannya masih belum jelas," ujar Goyud, sapaan Wahyudin Noor Aly, saat dikonfirmasi Panturanews, Sabtu 14 April 2012 sore.
Kendati Agung Widyantoro yang notabenenya adalah Ketua DPD Partai Golkar yang akan mencalonkan diri sebagai cabup, maka kata Goyud, dia harus terlebih dahulu bisa menjalin koalisi dengan partai lain agar memenuhi syarat 15 persen suara di kursi parlemen. "Tapi hingga saat ini kan belum ada jalinan koalisi," tuturnya
Sementara, lanjut Goyud, Idza Priyanti yang mencalonkan diri sebagai cabup lewat PDI Perjuangan dimana sudah memenuhi syarat 15 persen, namun sampai saat ini rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan belum turun.
"Ini artinya kedua calon incumbent itu, status pencalonannya masih belum jelas," papar Goyud.
Namun, saat disinggung apabila kedua calon incumbent itu, akhirnya sudah secara sah dan resmi mendaftarkan diri masing-masing beserta calon pasangannya di KPU nanti, pihaknya akan mempertimbangkan terlebih dahulu mana calon yang baik untuk didukung, yakni melalui rapat pleno MPC PP bersama seluruh pengurus dan jajaran dibawahnya.
Menurutnya, pada intinya persoalan Pemilukada adalah bukan pada melihat menang atau kalahnya. Ia menilai bagaimana substansi dari Pemilkada itu sendiri, bisa membangun Kabupaten Brebes yang lebih maju lagi.
"Intinya sejelek-jeleknya calon bupati yang akan dipilh oleh seluruh rakyat Brebes ini, paling tidak harus mempunyai mimpi dan harapan untuk bisa memajukan Kabupaten Brebes yang selama ini Indek Prestasi Manusia (IPM)-nya, masih tertinggal jauh dengan Kota/Kabupaten yang ada diseluruh Jawa Tengah," terangnya.