Selasa, 13/03/2012, 08:18:40
Panitia Lomba Marketing Bantah Eksploitasi Siswa
TK-Takwo Heriyanto

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Pihak panitia penyelenggara marketing competition (lomba pemasaran-red) bagi 9.276 siswa SMK dan SMA di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, membantah tudingan eksploitasi terhadap siswa, menyusul keluhan orang tua siswa dimana anaknya harus bisa menawarkan produk minuman suplemen.

"Justru kegiatan yang melibatkan ribuan pelajar itu, bertujuan untuk mendukung dunia pendidikan dalam menyediakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal," kata perwakilan Event Organizer (EO) Rama FM, Teguh Tetuko Aryanto, dalam press rilisnya di balai wartawan kompleks Pujasera Brebes, Selasa 13 Maret 2012.

Pihaknya mengaku sudah melakukan sosialisasi kepada pihak sekolah, terkait dengan teknis dan kriteria penilaian. Begitu juga para peserta lomba juga mendapat pembekalan. Sedang aspek penilaiannya, selain kemampuan menguasai marketing, penilaian itu juga dikombinasikan dengan pembuatan karya tulis tentang penguasan marketing sebagai paduan antara teori dan praktek.

Disatu sisi, kompetisi itu, mulanya hanya ditujukan untuk pelajar kejuruan (SMK). Namun, atas saran dari Dinas Pendidikan, kemudian kompetisi ini juga diikuti oleh pelajar SMA sebagai bagian dari rangkaian acara di Hari Pendidikan Nasional mendatang.

"Kami sama sekali tidak berpikir untung rugi, justru ini untuk mengangkat motivasi siswa berwirausaha. Setelah masuk tahapan seleksi, para pemenang juga presentasi saat pameran. Pemenang tidak hanya diukur dari nilai penjualan saja, tapi juga aspek lainnya," terangnya.

Dari hasil kegiatan tersebut, menurutnya, setiap peserta akan mendapat piagam dan sertifikat nasional Kalbe Farma, pemenang di masing-masing sekolah ditambah laptop. Sementara untuk juara Kabupaten masing-masing mendapat trophy, juara 1 hingga 3 hadiah sepeda motor dan beasiswa.

Sementara juara 4-10 besar dapat beasiswa. Tidak hanya siswa, sekolah terbaik juga dapat penghargaan. Juara 1 uang tunai Rp 3,5 juta, juara 2 Rp 2 juta dan juara ketiga Rp 1,5 juta. Pihaknya berterima kasih atas masukan dan kritik dari masyarakat.

"Kami juga sama sekali tidak memaksakan siswa, apalagi sampai memberatkan para orang tua. Jika memang tidak laku ya bisa diretur ke panitia. Tapi semua masukan ini akan menjadi pertimbangan dan bahan evaluasi kami, mungkin konsep dan teknisnya nanti ada yang perlu diperbaiki kembali," tandasnya.

Seperti diberitakan (PanturaNews 12 Maret 2012: Dikeluhkan, Ribuan Siswa Dijadikan Sales Minuman), kegiatan Marketing Competition yang melibatkan 9.276 siswa dari 41 SMA dan SMK untuk menawarkan produk minuman, dikeluhkan orang tua siswa.

Salah satu orang tua siswa dari salah satu SMA di Kabupaten Brebes yang minta dirahasiakan identitasnya, Senin 12 Maret 2012, mengatakan dirinya sangat keberatan atas penyelenggaraan kegiatan yang akan dilombakan itu. Sebab, atas pemberitahuan dari sekolah, anaknya itu harus bisa menawarkan produk minuman suplemen dengan harga Rp 90 ribu.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita