Kamis, 16/02/2012, 02:03:00
Tegal Bisnis 2012: Akselerasi Pro Investasi dan Iklim Usaha
SL-SL Gaharu

Proses pembangunan suatu kota mesti berlangsung secara berkelanjutan, ditopang sumber daya alam, kualitas lingkungan dan manusia yang berkembang di dalamnya, serta mengandalkan solidaritas transgenerasi.

Pembangunan berkelanjutan di Kota Tegal, Jawa Tengah, memiliki fokus pada peningkatan kualitas hidup bagi semua warga kota, dengan perilaku bijaksana penggunaan sumber daya alam dan segenap komponen yang harus berinovasi merubah struktur-struktur institusional, dan perilaku individual dalam masyarakat.

Dukungan SDM sebagai Keunggulan Kompetitif

Meski Kota Tegal tidak begitu luas, hanya 39,68 Km2, namun memiliki potensi yang besar. Keunggulan letak geografis yang strategis dan dukungan fasilitas jalur transportasi darat serta pelabuhan laut, menjadikan Kota Tegal sebagai magnet kuat bagi daerah sekitar.

Bentangan pantai yang cukup luas menguatkan Kota Tegal sebagai kota maritim, perdagangan dan jasa, dengan tidak menafikan potensi sektor pertanian, peternakan serta industri. Potensi ekonomi ini terus tumbuh, dibarengi dukungan sumber daya masyarakat Kota Tegal dengan tingkat pendidikan, keuletan dan daya saing yang tinggi.

Secara struktur, ekonomi Kota Tegal didominasi oleh sektor perdagangan, industri dan angkutan. Di tahun 2010, capaian kenaikan PDRB Kota Tegal lebih dari Rp. 2,635 triliun dengan kenaikan pertumbuhan 4,61%, penurunan laju infasi sebesar 6,73% dan tingkat kenaikan pendapatan per kapita sebesar Rp. 10.997.091,82.

Keunggulan kompetitif yang ditopang sumber daya manusia berdaya saing tinggi ini menjadi modal dasar pembangunan Kota Tegal yang membesarkan kota Tegal sebagai kota dagang, industri, jasa dan maritim yang diperhitungkan dalam percaturan ekonomi regional, bahkan nasional.

Dukungan iklim kondusif bagi investasi, pertumbuhan ekonomi yang stabil dan perijinan yang tidak membebani menjadi atmosfer investasi dan usaha yang memberikan pertumbuhan positif perekonomian kota Tegal. Kebijakan pro investasi terus dilakukan Pemerintah Kota Tegal, salah satunya dengan mewujudkan Tegal Bisnis 2012 untuk mengakselerasi pertumbuhan perekonomian Kota Tegal. Berbagai kebijakan yang mengarah pada pro investasi dan pengembangan usaha itu antara lain dengan peningkatan:

Investasi daerah dan iklim usaha melalui pemberian insentif di bidang perijinan. Produktifitas dan daya saing pro-duk UMKM melalui pemberdayaan ekonomi dan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan iklim usaha yang kondusif.

Pengembangan dan Pemantapan Program Tegal Bisnis

Kegiatan Tegal Bisnis 2012 merupakan kegiatan yang berkelanjutan. Berbagai upaya untuk mewujudkan Tegal Bisnis 2012, dilakukan melalui berbagai pelatihan usaha dan ketrampilan di basis-basis UMKM.

Masyarakat senantiasa dirangsang menjadi instrumen dasar dalam proses pembangunan perekonomian. Diupayakan pula menumbuh-kembangkan budaya usaha yang memberikan penguatan kualitas produksi, jaringan pemasaran, infrastuktur sentra industri dan UMKM dengan dukungan penguatan pasar dan distribusi komoditas yang ada, serta penguatan kualitas produk dan desain produk.

Untuk mendukung upaya tersebut, pengembangan Tegal Bisnis dilakukan atas berbagai pengembangan dan tahap pemantapan program, antara lain penguatan di sektor:

Peran pelayanan terpadu satu pintu yang berkualitas. Fasilitas infrastruktur pendukung pengembangan investasi. Kemampuan SDM dan teknologi industri lebih produktif dan efisien. Jaringan pemasaran bagi produk UMKM.

Kemampuan industri kecil menengah mengakses permodalan pada lembaga keuangan. Kualitas produksi sehingga industri mikro, kecil dan menengah dapat bersaing di pasar global. Ketersediaan bahan baku untuk mendukung pengembangan industri mikro kecil dan menengah.

Infrastruktur sentra industri. Sistem perlindungan konsumen. Iklim usaha yang kondusif. Pasar dan distribusi komoditas perdagangan serta penguatan kualitas dan desain produk. Peningkatan ketrampilan dalam melakukan usaha dan akses permodalan bagi usaha mikro, kecil dan menengah (Adv)


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita