Senin, 13/02/2012, 05:49:47
Pemkot Kurang Berperan Jembatani Pemasaran Produk UMKM
JAY-Riyanto Jayeng

Ilustrasi

PanturaNews (Tegal) - Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah, Rachmat Rahardjo, Senin 13 Pebruari 2012 menegaskan, selama ini Pemkot Tegal kelihatan kurang bereperan aktif dalam menjembatani pemasaran produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Pasalnya, sejumlah UMKM di Kota Tegal terindikasi hampir gulung tikar lantaran pontang-panting tidak mampu memasarkan produknya.

“Sudah seharusnya, Pemkot Tegal menerapkan bantuan upaya pemasaran produk UMKM, setelah sukses lalu memberikan bantuan permodalan,” kata Rachmat.

Menurut Rachmat, sesuai dengan kebijakan program Tegal Bisnis 2012, sudah sepatutnya Pemkot Tegal melakukan pengawalan secara menyeluruh terhadap usaha-usaha lokal yang dikelola oleh masyarakat Kota Tegal, dengan kapasitas modal yang terbatas menengah ke bawah.

“Ujung tombak dari lancar dan tidaknya produksi UMKM adalah pada sisi pemasaran. Jika mampu mengupayakan modal namun tidak mampu memasarkan produk, maka nasib UMKM itu sudah dipastikan diambang kebangkrutan. Lantaran produknya tidak laku terjual dan pengusahanya mempunyai kewajiban mengembalikan permodalan yang diperolehnya dari pinjaman ke Bank,” ungkap Rachmat.

Lebih jauh dijelaskan, secara umum, DPRD sangat menyambut baik program Tegal Bisnis 2012. Akan tetapi, program tersebut harus benar-benar mampu melakukan terobosan baru di dalam mengupayakan kebangkitan bisnis yang dilakukan semua kalangan termasuk pengusaha UMKM. “Program ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan mengurangi pengangguran,” ujarnya.

Rachmat menambahkan, salah satu upaya Pemkot Tegal dalam membantu menjembatani pemasaran produk UMKM adalah dengan membuka akses kerjasama dengan sejumlah perusahaan besar yang memiliki teknologi tinggi. Hal in bertujuan agar perusahaan tersebut bisa menjadi bapak angkat dan juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat Kota Tegal.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita