Drs H Kartomo MM, berpidato pada acara silaturahmi dan resese serta HUT PDIP ke 39 di Bantarkawung (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Berdasar hasil dari sebuah lembaga survey, sekitar 64 persen warga tidak tahu akan ada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Ini menunjukkan kurangnya sosialisasi.
Demikian diungkapkan Anggota DPRD Propinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. H Kartomo, MM, saat menghadiri konsolidasi, silaturahmi dan reses serta HUT PDI Perjuangan ke 39, Sabtu 14 Januari 2012 sore di GOR Desa Jipang, Kecamatan Bantarkawung.
"Cukup memprihatinkan, 64 persen warga Brebes tidak tahu bahwa bulan Oktober 2012 nanti akan ada pemilihan kepada daerah," tegasnya.
Menurutnya, kondisi itu sangat memperihatinkan dan menunjukkan bahwa Pemkab Brebes selama ini kurang mensosialisasikannya pada warganya. Begitu juga dengan unsur partai politik, selama ini kurang memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.
"Ini berdasarkan survey pada bulan Nopember 2011 yang dilakukan oleh sebuah lembaga survey, atas permintaan seseorang yang berkeingan untuk mencalonkan pada Pilkada nanti," jelas Kartomo.
Berdasarkan survey itu, tentang kondisi Brebes yang sangat mendesak dan dibutuhkan oleh masyarakat ada tiga prioritas utama. Yakni, perbaikan infrastruktur jalan rusak, pembangunan pertanian dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Tiga prioritas utama itu, selama ini tidak mendapatkan perhatian serius oleh Pemkab dan itu sangat dirasakan oleh warga Brebes.
"Masyarakat yang mengeluhkan hal itu ada 70 persen, ini bisa jadi catatan dan referensi bagi siapa saja yang nantinya akan maju sebagai calon bupati Brebes," kata Kartomo.
Pada acara konsolidasi, silaturahmi dan reses serta HUT PDI Perjuangan ke 39 itu, dihadiri oleh puluhan kader dan pengurus PAC PDI Perjuangan Kecamatan Bantarkawung. Tokoh masyarakat dan sebagian Kepala Desa juga nampak hadir pada acara itu.