Senin, 02/01/2012, 06:55:26
Terendam Banjir, Tanaman Bawang Merah Panen Dini
TK-Takwo Heriyanto

Petani melakukan panen dini Tanaman bawang merah yang terendam banjir. (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Akibat banjir yang menggenangi area persawahan di Desa Lemahabang, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, memaksa petani bawang merah melakukan panen dini, demi memenuhi kebutuhan hidup yang kian mendesak.

Kalangan petani di desa tersebut menuturkan, terpaksa melakukan panen dini daripada merugi, apalagi selama menanam mereka telah mengeluarkan dana tak sedikit.

"Kalau tak dilanda banjir mungkin seminggu lagi tanaman bawang merah kami ini siap panen. Tapi kini belum lagi masa penen kami buru-buru memanennya sekaligus menjualnya langsung dengan harga Rp 1.500 per Kg,” kata Prihatno, Senin 02 Desember 2011.

Menurutnya, dirinya menanam bawang merah seluas seperempat bau (sekitar 1.750 M2). Biaya operasional yang sudah dikeluarkan sekitar Rp 6 juta. “Setelah dipanen, hasilnya hanya 8 kwintal,” keluhnya.

Akibatnya, lanjut Prihatno, kerugian yang dialami hampir mencapai lima jutaan. "Beginilah nasib petani miskin seperti kami ini, hanya bisa bercocok tanam untuk sekedar mencari makan serta memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya," terangnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita