Jumat, 30/12/2011, 07:20:56
Dorong Peningkatan Produksi Padi, BI Beri Bantuan Pompa Air
JAY-Riyanto Jayeng

Pimpinan Bank Indonesia Tegal, Yoni Depari memberikan bantuan kepada Kelompok Tani Maju Makmur (Foto: Riyanto Jayeng)

PanturaNews (Pemalang) - Dalam upaya stabilisasi inflasi yang didominasi harga beras, dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya sektor pertanian, Kantor Bank Indonesia (KBI) Tegal, Jawa Tengah, memberikan bantuan berupa pompa air dan kelengkapannya kepada petani, di Desa Karangbrai, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Jumat, 30 Desember 2011.

Bantuan diberikan langsung oleh Pemimpin Bank Indonesia KBI Tegal, Yoni Depari kepada kelompok Tani Maju Makmur Desa Karangbrai, Rabu, 21 Desember 2011. Hadir dalam acara penyerahan bantuan tersebut antara lain perwakilan dari Dinas Pertanaian dan Kehutanan Kabupaten Pemalang, Camat Bodeh, segenap anggota Muspika, Kepala Desa Karangbrai dan tokoh masyarakat serta Kelompok Tani Maju Makmur

Menurut Yoni, alas an pemberian bantuan itu lantaran di daerah tersebut petani sangat mengalami kesulitan dalam hal pengairan untuk sawahnya. Padahal, desa yang memiliki luas lahan padi 80 hektar itu merupakan salah satu lumbung padi di Kabupaten Pemalang. Sayangnya, petani didaerah tersebut hanya dapat berc0ocok tanam padi sekali dalam satu tahun. Pasalnya, sistem irigasi tidak mendukung dan daerah tersebut mengandalkan sawah tadah hujan.

“Melihat kondisi yang demikian, Bank Indonesia merasa perlu meningkatkan kepeduliannya terhadap kehidupan para petani yang kekurangan air. Sehubungan dengan hal tersebut, maka pada tanggal 21 Desember 2011 melalui kegiatan Bank Indonesia Social Responsibility (BSR) memberikan bantuan berupa pompa air dengan kapasitas 23 PK kepada Kelompok Tani Maju Makmur,” kata Yoni.

Lebih jauh dikatakan, pada musim kemarau petani menyewakan lahan sawah yang dimiliki kepada pihak lain yang memiliki modal yang cukup untuk menanam sayur dan buah seperti semangka, terong dan tebu. Para pemilik modal melakukan cocok tanam dengan pengairan dari pompa air milik pribadi.

Dengan adanya pompa diharapkan penanaman padi dapat dilakukan 2 (dua) kali panen setiap tahun dan peningkatan produksi dari 5 ton per ha menjadi 6 ton per ha. Sehingga total panen padi diharapkan akan meningkat  meningkat dari 400 ton/ tahun menjadi 960 ton/ tahun atau 140%.

Selanjutnya, Yoni Depari menyampaikan bahwa bantuan itu hendaknya dapat dikelola dengan baik oleh kelompok tani untuk meningkatkan produksi pertanian. Wilayah kerja KBI Tegal meliputi 7 (tujuh) Kabupaten kota meliputi Kota Tegal, Kab. Tegal, Kab. Brebes, Kab. Pemalang, Kota Pekalongan, Kab. Pekalongan, dan Kab. Batang.

“Walaupun hanya memberikan bantuan pompa air yang memiliki kemampuan untuk mengairi 80 hektar areal sawah, namun Bank Indonesia mengharapkan dapat membantu para petani untuk meningkatkan jumlah panen padi tiap tahunnya sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  Dihgarapkan, kepada kelompok tani untuk merawat dan menjaga pompa air tersebut supaya dapat mengairi sawah dalam waktu yang lama,” ujarnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita