Selasa, 27/12/2011, 07:35:40
Bantuan Beras Korban Puting Beliung Tak Layak Konsumsi
TK-Takwo Heriyanto

Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Brebes didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Brebes saat meninjau beras bantuan (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Bantuan beras sebanyak 57 karung untuk para korban bencana terjangan angin puting beliung di Desa Bulusari, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang diperoleh dari Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) setempat, dinilai tidak layak konsumsi. Pasalnya, beras yang satu karungnya berisi 15 Kg tersebut, disamping terdapat kutu dan ulat juga berwarna keruh.

"Kami sangat menyayangkan atas bantuan beras yang diperoleh dari Dinsosnakertrans Kabupaten Brebes itu," kata Ketua Satu Posko Bencana, Syaefudin kepada wartawan, Selasa 27 Desember 2011, saat Bupati Brebes, H. Agung Widyantoro SH MSi dan sejumlah kepala SKPD Pemkab Brebes mengunjungi posko bencana di Madrasah Ibtidaiyah (MI) MIftakhul Janah Desa Bulusari.

Menurutnya, bantuan beras yang sudah tidak layak untuk dikonsumsi tersebut, kini dipisahkan sendiri dengan beras yang layak konsumsi.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Brebes, H. Agung Widyantoro SH MSi saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, persoalan kualitas beras bisa ditanyakan kepada dinas terkait. "Bupati tidak mengurusi persoalan kualitas beras. Tapi, bagaimana caranya warga yang mengungsi ini bisa segera makan," tuturnya.

Terkait dengan bantuan logistik, lanjut Bupati, sampai tadi malam Pemkab sudah menyalurkan bantuan beras sebanyak satu ton. Kemudian untuk saat ini, juga terdapat bantuan beras dari Bakorwil Provinsi Jawa Tengah sebanyak 500.000 Kg. Selain itu, bantuan berupa 200 mie instan dan sarden, juga disalurkan kepada para korban bencana serta bantun lainnya.

Bahkan bantuan berupa materi untuk para korban bencana yang rumahnya rusak tersebut juga disalurkan. Adapun besarnya bantuan materi yang diberikan dari Pemkab, yakni tergantung dari tingkat kerusakannnya.

"Untuk korban yang rumahnya ambruk diberikan sebesar Rp 4 juta. Kemudian untuk korban yang rumahnya rusak berat sebesar Rp 3 juta, sedangkan untuk rumah yang rusak ringan diberi bantuan sebesar Rp 1 juta," terang Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Brebes, Ir Amin Budi Raharjo MPI saat dikonfirmasi, membenarkan bahwa beras bantuan itu merupakan stok untuk penanggulan bencana dan proses tanggap darurat.

"Beras tersebut merupakan bantuan dari Pemeritah Pusat dan selama ini tersimpan di gudang. Jika memang tidak layak konsumsi, maka kami akan segera mengupayakan agar diganti dengan koordinasi ke Bulog," katanya didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Brebes, Hj. Amy Agung Widyantoro.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita