Cariyah penderita tumor ganas hanya tergeletak di tempat tidur sedang dirawat kerabatnya (Foto: Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Brebes) - Cariyah, seorang ibu berusia 32 tahun, warga RT 02 RW 04 Desa Padasugih, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng), hanya bisa berbaring lemas ditempat tidurnya. Pasalnya, seluruh tubuhnya kini sulit untuk digerakan yang mengakibatkan ibu malang ini tak bisa berdiri apalagi berjalan.
Diketahui, Cariyah adalah pasien miskin penderita tumor ganas yang menyerang pada bagian payudara sebelah kanannya. Benjolan besar membuat penderita hanya bisa pasrah terbaring, karena seluruh badannya kini semakin merosot tajam. Kedua kaki dan tangannya mengecil dan yang terlihat hanya tinggal tulang belulang.
Andi, salah seorang kerabat pasien, Minggu 25 Desember 2011, mengatakan pederitaan yang dialami Cariyah terjadi sejak muncul adanya benjolan kecil. Dengan berbekal kartu Jamkemas yang dimiliki, pihak keluarga kemudian membawa Cariyah ke Rumah Sakit (RS) Karyadi Semarang, untuk menjalani operasi kecil. Kemudian pasien menjalani perawatan yang kedua di rumah sakit yang sama, selama satu bulan.
“Tapi, saat menjalani perawatan, pasien hanya dibiarkan tanpa mendapatkan perawatan yang memadai, dan terkesan dibiarkan oleh pihak RS Karyadi Semarang,” ujarnya.
Menurutnya, pihak keluarga mengaku sangat merasa kecewa, karena akibat tidak mendapatkaan penanganan yang serius dan tidak ada kejelasan yang pasti, mengakibatkan kondisi pasien semakin parah dan kini hanya dibiarkan terbaring di rumahnya.
Namun penderitaan Cariyah, lanjut Andi, tidak sampai disini. Kemiskinan yang melilit membuatnya hanya bisa pasrah karena tidak bisa lagi menafkahi anak semata wayangnya yang selalu setia menemaninya. Apalagi semenjak suaminya meninggalkannya dan menikah lagi dengan wanita lain.
“Kalau untuk kebutuhan sehari-hari, Cariyah dan anaknya hanya mengandalkan belas kasih dari keluarga orang tuanya dan para tetangganya. Keluarga miskin ini hanya bisa berharap adanya perhatian dari pemerintah setempat,” tuturnya.