Para pengunjuk rasa menyerahkan replika pocong ke DPRD Brebes. (Foto: Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Brebes) - Demo menuntut Bupati Brebes, Jawa Tengah, H. Agung Widyantoro SH M.Si, mundur dari jabatannya, nyaris ricuh. Hal ini terjadi saat para pengunjuk rasa yang mengatasnamakan diri Front Aksi Mahasiswa dan Pemuda Brebes, melakukan aksinya di depan Mapolres Brebes, Kamis 27 Oktober 2011. Terlihat perselisihan dengan aparat kepolisian setempat, karena para pengunjuk rasa dinilai telah mengganggu arus kendaraan di jalur pantura. Massa pendemo mengusung replika pocong, yang kemudian diserahkan ke DPRD Brebes.
Namun demikian, aksi tersebut dapat diredam kembali setelah para pengunjuk rasa mendapat pengarahan dari aparat kepolisian Brebes. Terlebih ketika Kasatreskrim Polres Brebes, AKP Sugeng SH memberikan penjelesan terkait tuntutan para pengunjuk rasa yang meminta agar kasus dugaan korupsi dana lestari pramuka senilai Rp 1,1 miliar yang salah satunya adalah melibatkan Bupati Brebes, untuk segera dituntaskan.
Kepada para pengunjuk rasa, AKP Sugeng SH mengatakan bahwa kasus dugaan korupsi dana lestari pramuka senilai Rp 1,1 miliar, saat ini masih dalam penyelidikan kepolisian.
Menurutnya, untuk bisa menuntaskan kasus dugaan korupsi itu tidak semudah yang dibayangkan. Terkait dengan kasus dugaan korupsi dana pramuka itu, setelah dilakukan penyelidikan, lanjut Sugeng, ternyata dana tersebut sudah dikembalikan ke pihak bank.
Namun demikian, pihak kepolisian akan melakukan audit ke Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Selain itu, juga akan memanggil saksi ahli atas kasus tersebut.
Mendengar jawaban dari Polres Brebes ini, Koordiantor aksi dari LSM Gerakan Berantas Korupsi (Gebrak) Kabupaten Brebes, Darwanto mengatakan pihaknya akan siap menunggu hasil audit dari BPK.
“Kita tantang Polres Brebes atas penanganan dugaan kasus korupsi dana pramuka senilai Rp 1,1 miliar ini. Dengan dikembalikannya dana pramuka itu ke pihak bank, bukan berarti kasus ini dapat diselesaikan begitu saja. Tapi kasus ini harus bisa diusut sampai tuntas, sampai pelakunya dapat dijerat hukum,” ujar Darwanto.
Sebelumnya, para pengunjuk rasa tersebut telah melakukan aksinya di Alun-alun kemudian halaman kantor Bupati Brebes. Setelah itu, aksi dilanjutkan di depan Mapolres Brebes dan gedung DPRD setempat.
Diberitakan sebelumnya,
Menyambut Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada Jumat 28 Oktober 2011, ratusan orang yang mengatasnamakan diri Front Aksi Mahasiswa dan Pemuda Brebes, Jawa Tengah, melakukan aksi unjuk rasa di Alun-alun Brebes, Kamis 27 Oktober 2011.
Mereka menuntut kepada penegak hukum agar dua kasus besar yang diduga melibatkan Bupati Brebes, H. Agung Widyantoro SH M.Si, yakni kasus dugaan korupsi pengadaan tanah Banjaratma, dan kasus dana lestari pramuka Kabupaten Brebes untuk segera dituntaskan.