Kamis, 13/10/2011, 18:03:03
Sumur Bor Tak Berfungsi, 550 KK Didroping Air Bersih
ZM-Zaenal Muttaqin

Ratusan derigen air bersih disalurkan ke Desa Galuhtimur yang mengalami kesulitan air bersih (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Sekitar 100 derigen berisi air bersih, disalurkan ke Dukuh Tengah dan Dukuh Makamdawa, Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong, Brebes, Jawa Tengah, Kamis 13 Oktober 2011. Air bersih bantuan dari Muspika Tonjong tersebut disambut antusias warga yang telah lama mengalami kesulitan air bersih.

"Bantuan air bersih ini sangat meringankan warga yang selama ini harus berjalan sekitar 1,5 kilometer untuk mengambil di sungai terdekat, atau membeli dari para pemasok air bersih," ujar Kepala Desa Galuhtimur, HM Yusuf.

Ada sekitar 550 Kepala Keluarga (KK) yang ada di Dukuh Tengah dan Dukuh Makamdawa yang mengalami kesulitan air bersih pada kemarau ini. Sumur bor yang pernah dibangun dengan dana dari APBD Brebes yang semula untuk mengatasi kesulitan air juga tak bisa berfungsi.

"Masalah air bersih merupakan problem tahunan bagi warga kami, problem ini semakin terasa saat kemarau seperti sekarang ini," kata Yusuf.

Untuk mengatasi kesulitan air bersih seringkali warga juga harus membeli dari para pemasok yang harganya Rp 2000 per derigen. Dalam sehari setiap KK bisa menghabiskan dua sampai lima derigen, sehingga cukup memberatkan warga yang umumnya berpencaharian sebagai petani dan buruh. "Adanya bantuan air bersih ini sangat membantu warga, sehingga tidak perlu mengeluarkan ongkos untuk air bersih," ucapnya.

Sementara itu, Camat Tonjong, Drs Hudiyono MSi mengatakan, bantuan air bersih ke Desa Galuhtimur berkat kerjasama Muspika. Bantuan air yang diangkut dengan mobil operasional UPTD PU Wilayah Bumiayu itu diharapkan bisa meringankan beban warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. "Bantuan air bersih bisa tersalurkan ke Desa Galuhtimur berkat kerjasama dengan Koramil Tonjong dan unsur Muspika," katanya.

Dikatakan, pihaknya juga telah melaporkan ke Pemkab masalah kesulitan air bersih di Desa Galuhtimur dan memohon bantuan droping air bersih. "Sambil menunggu bantuan dari Kabupaten, kami berinisiatif menyalurkan air bersih dengan derigen, karena warga sangat membutuhkan," pungkas Hudiyono.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita