Jembatan Pemali Brebes dalam perbaikan.
PanturaNews (Brebes) - Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Losari – Pejagan - Brebes Balai Bina Marga Jawa Tengah Wilayah Tegal, menargetkan perbaikan tiga jembatan di jalur pantai utara (pantura) Kabupaten Brebes hingga akhir Juli 2011, meski masa kontrak berakhir hingga Agustus.
"Ada tiga jembatan yang dalam perbaikan di Brebes. Saat ini pengerjaannya masih terus dikebut," jelas PPK Losari-Pejagan-Brebes, Fathoni Jalaluddin di Brebes, Minggu 19 Juni 2011.
Ia menerangkan, target selesai yang dipercepat dari masa kontrak itu menjadi target utama mengingat Agustus mendatang, seluruh jalan nasional harus sudah siap pakai. Maka tidak mengherankan, kalau Bina Marga terus menggenjot perbaikan jalan maupun jembatan yang ada di jalur nasional.
Termasuk tiga jembatan di Brebes yang saat ini masih dalam perbaikan. Di antaranya Jembatan Balekambang, Jembatan Pemali dan Jembatan Pakijangan.
Ia memaparkan, Jembatan Balekambang yang menjalani perbaikan penggantian total, Minggu depan nanti balok jembatan akan didatangkan. "Balok jembatan akan dipasang setelahnya," jelas Fathoni.
Berikutnya adalah Jembatan Pemali yang menjalani perbaikan penggantian lantai jembatan yang semula berlantai beton, kini baja menjadi penggantinya atau ortho tropic. Artinya, guna mengurangi beban mati jembatan, selain pula dengan lantai baja bisa membuat usia jembatan
lebih panjang.
Prosesnya sendiri, lanjutnya, saat ini telah selesai 40 persen dari total pengerjaannya. "Di ujung jembatan sebelah barat, plat sudah terpasang. Bila sudah terpasang semua, jembatan bisa langsung dilewati," paparnya.
Ia menambahkan, untuk Jembatan Pakijangan, saat ini juga mengalami perbaikan lantai. Jembatan Pakijangan hampir sebagian besar telah selesai pengerjaannya. Sehingga jembatan sudah bisa dilewati kendaraan. Namun karena jembatan belum dilapisi aspal, maka permukaannya belum mulus.
Dampak masih berlangsungnya perbaikan jembatan, yakni arus lalu lintas menjadi tersendat. Bahkan pihaknya juga mengakui jika adanya perbaikan, sedikitnya telah membuat arus ekonomi warga tidak lancar. "Warga bersabar dulu," harapnya.