Sabtu, 28/05/2011, 05:52:00
Tiga Paket Diduga Bom Ditemukan di Selokan SPBE
FF-Firga Fajar

Petugas dari Polres Batang mengamankan paket mencurigakan yang ditemukan di selokan SPBE. (Foto: Firga)

PanturaNews (Batang) - Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Bumi Megah Rahayu mendapat pengawalan ketat polisi, menyusul ditemukannya "paket" mencurigakan diduga bom berupa tiga buah kardus seukuran kardus mie instan, di selokan depan SPBE, Sabtu 28 Mei 2011.

Paket mencurigakan itu diketahui pertama kali oleh Agus, karyawan, ketika hendak masuk kerja di SPBE yang berlokasi di Desa Sengon, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Agus segera melaporkan kecurigaannya kepada Satpam, dan diteruskan ke manajer. "Sekitar jam 8.30 WIB, polisi yang dilapori pihak pabrik datang," jelas Agus.

Aktivitas Tim Penjinak Bahan Peledak (Tim Jihandak) dari Brimob Kalibanger dan aparat lainnya tampak sangat intens, dan membuat masyarakat penasaran dan berkerumun di tempat kejaduan perkara (TKP). Namun, kesigapan aparat yang dipimpin langsung oleh Kapolres Batang, AKBP M Nasihin, membuat proses evakuasi ketiga benda asing itu dapat berlangsung lancar.

Paket yang diduga bom itu, lalu dibawa ke kebun ketela di sebelah barat SPBE. Setelah dilakukan pemeriksaan, sekitar pukul 10.30 WIB diputuskan diledakkan oleh Tim Jihandak. "Dari tiga benda mencurigakan itu, dua diledakkan hingga berantakan dan ternyata isinya obat-obatan. Sehingga satu paket sisanya tidak diledakkan untuk diperiksa lebih lanjut, karena isinya diketahui obat-obatan," ujar Kapolres.

Penyelidikan isi paket tersebut, lanjut Kapolres, untuk mengetahui jenis obat dan motivasi "membuang"-nya di selokan. "Akan kita pastikan apakah obat-obatan ini termasuk daftar G atau tidak, dan siapa yang membuangnya," tegas Kapolres.

Sementara pihak perusahaan tidak berkenan memberikan komentar apapun tentang temuan di selokan depan SPBE. Namun salah seorang Satpam memastikan, kardus mencurigakan itu dibuang di selokan pada dini hari. Hanya saja selama bertugas semalam, ia tak melihat ada aktivitas mencurigakan di sekitar pabrik yang berlokasi tak jauh dari jalur pantura Tegal-Semarang itu.

Kapolres berharap, masyarakat tidak bertindak sendiri bila ada benda atau paket mencurigakan dilingkungannya. "Seperti yang dilakukan pihak SPBE, segera lapor polisi untuk ditangani. Jangan bertindak sendiri," pinta Kapolres.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita