Selasa, 15/03/2011, 20:19:00
Butuh Bantuan Pengobatan, Bayi 15 Bulan Menderita Hydrocepalus
TK-Takwo Heriyanto

Ilustrasi penderita hydrocepalus

PanturaNews (Brebes) - Nasib malang dialami Rakhmayatun, bayi berusia 15 bulan, putri keempat pasangan Tarmudi dan Ade Jaroti, warga Desa Hatirkeh RT 01, RW 01, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menderita hydrocepalus sejak usia tiga bulan.

Bayi ini mengalami pembesaran kepala atau hydrocepalus yang terus merintih dan menangis. Selain di bagian kepala, hidung dan jari tangan juga tidak normal. Kini, bayi bernasib malang itu sedang dalam perawatan medis di RSUD Brebes.

Ade Jaroti, orang tua Rakhmayatun saat dikonfirmasi PanturaNews, Selasa 15 Maret 2011 mengatakan, sebelum anaknya dibawa ke RSUD Brebes, dirinya pernah memberitahukan kepada pihak desa setempat untuk dimintai bantuan pengobatan. Namun, dari pihak desa tidak ada respon apa-apa. Padahal, ia dari keluarga tidak mampu.

Sementara, suaminya yang beristri dua itu, hanya bekerja sebagai tenaga serabutan di Jakarta yang penghasilannya tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Bahkan sampai anaknya dibawa ke RSUD Brebes, suaminya itu tak kunjung datang.

"Tapi atas bantuan saudara, saya dibuatkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari desa yang kemudian langsung dibawa ke RSUD untuk diberi pengobatan dan perawatan. Dibawa ke RSUD pun, naik mobil angkutannya dibayari para tetangga," ucap Ade Jaroti sambil mencucurkan air mata.

Ia menambahkan, pihak RSUD Brebes akan memberikan surat rujukan untuk dibawa ke RS Karyadi Semarang, karena pihak RSUD sendiri tidak sanggup untuk mengobatinya. Ia berharap ada uluran tangan dari para dermawan maupun Pemkab Brebes untuk membantu biaya pengobatannya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita