Selasa, 15/03/2011, 20:10:00
Dinkes Upayakan Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan
TK-Takwo Heriyanto

Ilustrasi proses melahirkan

PanturaNews (Brebes) - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dr Sri Gunadi mengatakan, pihaknya menargetkan upaya pengurangan terhadap angka kematian ibu dari 36 kasus absolute atau per 1000 kelahiran hidup dan angka kematian bayi terus berkurang di tahun 2011 ini. Sementara angka harapan hidup di kota bawang ini, berkisar rata-rata 34 ribu tiap tahunnya.

"Kasus kematian ibu di wilayah Kabupaten Brebes, hampir tiap tahun mengalami penurunan yang cukup signifikan, terustama dari tahun 2008 sampai tahun 2010," ujar Gunadi.

Menurutnya, di tahun 2008, angka kematian ibu mencapai 64 kasus per 1000 kelahiran hidup dan angka kematian ibu berkisar 138  per 100 ribu kelahiran. Sedangkan di tahun 2009, berhasil menurunkan 47 kasus. Dan di tahun 2010, menjadikan angka itu kembali turun yakni menjadi 36 kasus.

Dijelaskannya, selain upaya penurunan angka kematian ibu, pihaknya juga tengah memprioritaskan penurunan jumlah penyakit atau penderita DBD, gizi buruk, kusta, HIV/AIDS. Sedangkan beberapa faktor penyebab sering terjadinya kematian ibu, lanjut Gunadi, diantaranya karena tensi yang tinggi, pendarahan yang banyak, serta kondisi ibu itu sendiri yang kurang sehat.

''Makanya, proses kelahiran juga harus benar-benar dijaga. Bahkan, perawatan dan pemeriksaan rutin perlu. Termasuk, harus selalu siaga semuanya,'' paparnya.

Pihaknya juga telah memerintahkan kepada semua bidan untuk selalu aktif. Selain itu, para bidan juga dilarang untuk menangani proses kelahiran dengan dua tangan, atau hanya sendiri. Sebab, seperti para dokter yang sudah professional, juga harus dibantu dengan minimal empat tangan atau dua orang.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita