Terlihat Kondisi Jalan di Desa Ponolawen Kesesi rusak parah apalagi jika tergenang air hujan. (Foto: Agus Zahid)
PanturaNews (Kajen) - Cuaca ekstrim dengan hujan yang tinggi mengguyur Kabupaten Pekalongan beberapa bulan terakhir ini. Akibatnya, jalan-jalan desa di perkampungan rusak tergerus air hujan. Kondisinya cukup parah, terutama bila tergenang air seperti selokan seperti yang terjadi di Jalan Raya Ponolawen, Kesesi, Notogimang, Pedagung, Paninggaran, Galang, Pengampon, Kedungwuni dan lainnya.
"Sudah saatnya pemerintah memperbaiki jalan-jalan desa, jangan hanya untuk gaji pegawai," ujar Soleh, warga yang melintas di jalan Desa Ponolawen, Kesesi, Jumat 4 Maret 2011.
Hal yang sama di katakan Mastur, warga Galang Pengampon. Menurutnya, kondisi jalan di desanya rusak parah. Dia tak tahu kemana harus mengadu. Padahal, jalan tersebut merupakan jalan utama sehingga sangat berpengaruh terhadap perekonomian warga. "Saya tak tahu kepada siapa harus mengadu, kondisi jalan ditempat saya cukup parah," tuturnya.
Sementara Tohirin, warga Tirto, juga menyebutkan kondisi jalan desa di Kabupaten Pekalongan secara umum rusak parah. Hal itu selain disebabkan karena curah hujan yang tinggi, juga karena anggaran dinilai sangat minim untuk perbaikan jalan desa. "Coba lihat hampir semua jalan rusak, dan pemkab saya lihat jarang memperbaiki jalan," katanya.
Terpisah Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H Hilmi Firdaus SE menyebutkan jika
APBD Kabupaten Pekalongan cukup banyak yang tersedot untuk gaji pegawai negeri, sehingga alokasi untuk perbaikan jalan hanya sekitar 30 persen. Padahal anggaran untuk kebutuhan perbaikan jalan cukup besar.
"Orang pada ribut soal kerusakan jalan. Tapi anggaran hanya 30 persen, semua tersedot untuk gaji pegawai. Kalau sudah begini bagaimana solusinya," ujar Hilmi.
Sementara Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan, Marbun Spd ketika dikonfirmasi menyebutkan, perbaikan jalan pasca bencana di Kabupaten Pekalongan sebagian sudah ada yang selesai.
"Sudah, sudah ada yang selesai. Untuk perbaikan jalan dari anggaran pasca bencana kan sudah selesai, kalau ga percaya tanya itu," jawabnya sambil menunjuk rekan wartawan.