Ilustrasi
PanturaNews (Sirampog) - Musrenbang tingkat Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin 21 Februari 2011 siang diwarnai aksi walk out atau keluar ruangan. Aksi walk out pada kegiatan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan itu, dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Buniwah, Drs Abdul Wahid dan warganya.
"Saya keluar ruangan Musrenbang, karena ada ketidakadilan dalam pelaksanaan pembangunan," kata Wahid.
Menurutnya, ketidakadilan dalam pelaksanaan pembangunan itu terungkap ketika pembacaan daftar kegiatan pembangunan yang dibiayai APBD Brebes tahun 2011 ini, Desa Buniwah nyaris nihil. Hanya ada bantuan untuk Madrasah diniyah (Madin) Darun Ni'mah senilai Rp 25 juta. "Sangat tidak adil, ketika staf dari Bapeda Brebes membacakan daftar kegiatan pembangunan 2011, desa-desa lain bantuan pembangunannya mencapai ratusan juta bahkan ada yang hampir satu milyar, sementara desa kami hanya Rp 25 juta untuk Madin," ketus Wahid.
Dikatakan, dengan kondisi itu pemerintah desa merasa aspirasinya selama ini tidak diindahkan dan pemerintah desa juga menjadi sasaran ketidakpuasan warganya. "Kami dianggap oleh warga tidak bekerja dan tidak mampu melakukan pembangunan di desanya," ujar Wahid.
Sementara itu, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan Sirampog, Darin BA mengatakan, penetapan kegiatan pembangunan merupakan kewenangan Pemkab yang harus bisa diterima oleh semua pihak, meski terkadang terasa kurang merata. "Itu hasil ketetapan antara eksekutif dan legislatif kita harus bisa menerimanya," ujarnya.
Dia mengatakan, kekecewaan Kades Buniwah bisa dimaklumi, karenanya pihaknya akan tetap menampung usulan-usulan pembangunan Desa Buniwah untuk diusulkan kembali ke Musrenbang tingkat kabupaten. Namun begitu, lolos tidaknya usulan itu tetap kewenangan Pemkab Brebes.
"Apa yang menjadi prioritas pembangunan di semua desa akan kami bawa ke Musrenbang tingkat kabupaten," tutur Darin.
Hadir dalam acara Musrenbang tersebut, para Kades, tokoh masyarakat dan unsur Muspika se-Kecamatan Sirampog. Tim dari Bappeda Brebes hadir dengan ketua timnya, Ir Munawar. Sementara itu, para anggota DPRD Brebes dari Dapil tidak ada yang hadir satupun, karena tengah mengikuti sidang paripurna di Brebes.
"Semua anggota dewan Dapil VI kami undang tapi tidak ada yang hadir, karena hari ini ada kegiatan rapat paripurna yang membahas pengusulan bupati," pungkas Darin.