Kamis, 17/02/2011, 23:32:00
Pemilukada, Peran dan Figur Calon Dominan Untuk Dapatkan Dukungan
AZ-Agus Zahid

Ilustrasi baliho calon bupati. Inzet: Ketua LSM Gost Pekalongan, Muhammad Solehan.

PanturaNews (Kajen) - Kemenangan dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) langsung di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, 1 Mei 2011 mendatang, sangat ditentukan oleh

figur calon bupati maupun wakilnya. Kepribadian para calon sangat dominan untuk mendapatkan dukungan maupun simpati rakyat, karena masyarakat saat ini sudah bisa menilai dan mereka akan memberikan hak pilihnya kepada calon yang dinilai dapat mensejahterakan dan menguntungkan masyarakat pada umumnya.

"Menurut saya, calon pemimpin yang rajin menyapa masyarakat dan mengerti tentang kebutuhan mereka pasti akan dipilih. Masyarakat sekarang sudah tidak bisa dibodohi seperti dulu lagi, bahkan mereka bisa sebaliknya," tutur Ketua LSM Gost Pekalongan, Muhammad Solehan, Kamis 17 Februari 2011 pukul 18.00 WIB.

Menurutnya, sinyalemen itu muncul terkait pengamatanya terhadap nuansa Pemilukada di Kota Santri, terutama di kalangan masyarakat menengah ke bawah. Ironisnya, sebagian mereka menganggap jika Pemilukada adalah pesta rakyat yang harus dimeriahkan dengan menyenangkan hati rakyat. Sehingga siapapun yang akan mencalonkan kepala daerah, harus memberikan sesuatu kepada rakyat. Hal ini nampaknya sudah lazim terjadi ditengah masyarakat pada saat Pemilukada.

"Ini kondisi riel di masyarakat, meskipun tidak semua masyarakat seperti itu, namun bisa dibilang sudah menjadi rahasia umum," ujarnya.

Namun Solehan optimis, kondisi itu dapat dirubah jika calon kepala daerah tersebut telah banyak berjasa dan berkiprah ditengah-tengah masyarakat, tentu tidak begitu berat untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat. Banyak calon kepala daerah yang sukses dalam Pemilukada, lantaran dia sudah banyak berjasa kepada masyarakatnya. Sehingga masyarakat pun menaruh kepercayaan dan menjadikanya sebagai pemimpinya.

"Jadi peran figur calon pemimpin memang sangat dominan, faktor lain itu hanya mendukung, Pak SBY dipilih jadi Presiden juga karena masyarakat melihat figurnya," tambah Solehan.

Sementara Sekretaris LSM Bina Pelangi Pekalongan, Ali Rosidin menghimbau kepada masyarakat Kota Santri untuk memilih figur yang benar-benar memperjuangkan masyarakat, bukan sekedar untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Pemilukada akan berpengaruh pada nasib rakyat dan pembangunan Kabupaten Pekalongan lima tahun kedepan.

"Jangan seperti membeli kucing dalam karung, berikanlah hak pilih kepada calon yang sudah dikenal kepribadianya," himbau Ali.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita