Rabu, 19/01/2011, 16:27:00
Mayat Misterius di Bawah Jembatan Sungai Glagah Dimakamkan
ZM-Zaenal Muttaqin

Setelah tiga hari di kamar mayat RSU Bumiayu, akhirnya mayat tanpa identitas dimakamkan. (Foto: dokumen)

PanturaNews (Brebes) - Setelah disemayamkan selama tiga hari di kamar mayat Rumah Sakit Umum (RSU) Bumiayu, mayat laki-laki tanpa identitas yang ditemukan di bawah Jembatan Sungai Glagah, jalan raya Tegal - Purwokerto, tepatnya di Dukuh Dudukan, Desa Linggapura, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akhirnya dimakamkan, Rabu 19 Januari 2011 siang.

Pemakaman dilakukan oleh Polisi Sektor (Polsek) Tonjong dan Pemerintah Desa Linggapura serta warga, di tempat pemakaman umum (TPU) Dukuh Dudukan.

Kapolres Brebes, AKBP Beno Laohenepessy SIK MH, melalui Kapolsek Tonjong, AKP Aljihat mengatakan, pemakaman dilakukan karena hingga kini tidak ada pihak yang mengakui sebagai anggota keluarganya. Identitas mayat juga belum terungkap. "Sejak ditemukan hingga sekarang tidak ada yang mengakui sebagai keluarganya, sehingga kami makamkan," ujarnya.

Saat ditemukan jenazah mengenakan baju kemeja putih bergaris hitam, celana training biru. Ciri khusus yang teridentifikasi hanya rambutnya lurus dan berkulit sawo matang. Pria misterius itu diperkirakan tewas akibat jatuh dari atas jembatan ke dasar jembatan dengan kedalaman sekitar 13 meter. "Tidak ada tanda penganiayaan, adanya luka akibat terbentur setelah terjatuh dari atas jembatan atau setinggi 13 meter," kata Aljihat.

Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok mayat laki-laki tanpa identias ditemukan di bawah Jembatan Sungai Galagah, jalan raya antara Tegal - Purwokerto, Senin 17 Januari 2011 sekitar pukul 08.00 WIB.

Saat ditemukan kondisi mayat tertelungkup di lantai beton dasar jembatan, dekat pilar tengah penyangga jembatan. Pada bagian dahi kepalanya menglami luka benturan. Korban yang diperkirakan berusia 55 tahun itu mengenakan, kemeja putih bergaris hitam dan celana training warna biru, serta tidak ada selembar kartu identitas apapun.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita