Petugas membungkus RSU Bumiayu membungkus mayat tak dikenal yang ditemukan di bawah kembatan. (FT: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Sesosok mayat laki-laki tanpa identias ditemukan di bawah Jembatan Sungai Galagah, jalan raya antara Tegal - Purwokerto, atau tepatnya di Dukuh Dudukan, Desa Linggapura, Kecamatan Tonjong, Brebes, Jawa Tengah, Senin 17 Januari 2011 sekitar pukul 08.00 WIB.
Petugas Polsek Tonjong, langsung datang ke lokasi setelah mendapat laporan dari warga. Mayat lelaki yang diperkirakan berusia 55 tahun dan berkulit sawo matang dan tinggi badan sekitar 160 centimeter itu, langsung dievakuasi setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Saat ditemukan kondisi mayat tertelungkup di lantai beton dasar jembatan, dekat pilar tengah penyangga. Pada bagian dahi kepalanya menglami luka benturan. Korban mengenakan kemeja putih bergaris hitam dan celana training warna biru, serta tidak ada selembar kartu identitas apapun.
Kapolres Brebes, AKBP Beno Laohenepessy SIK MH, melalui Kapolsek Tonjong, AKP Aljihat membenarkan kasus penemuan mayat tanpa identitas tersebut. Menurutnya, dari pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas, tidak ditemukan tanda-tanda adanya penganiayaan.
Diduga korban tewas akibat jatuh dari atas jembatan ke dasar jembatan dengan kedalaman sekitar 13 meter. "Tidak ada tanda penganiayaan, adanya luka akibat terbentur setelah terjatuh dari atas jembatan setinggi 13 meter," katanya.
Meski begitu, katanya lagi, pihaknya tetap akan melakukan penyelidikan lebih lanjut atas penemuan mayat tersebut. Kini mayat di semayamkan di kamar jenazah RSU Bumiayu untuk menunggu pihak yang merasa kehilangan anggota keluarganya. "Mayat dititipkan di kamar jenazah RSU Bumiayu, belum ada yang mangakui sebagai anggota keluarganya," pungkas Aljihat.