Selasa, 21/12/2010, 16:57:00
Kerugian Akibat Putusnya Jembatan Plompong Mencapai Rp 500 Juta
ZM-Zaenal Muttaqin

Jembatan darurat akan segera dibangun di bekas pondasi Jembatan Plompong yang ambrol akibat diterjang arus deras. (FT: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Kerugian akibat putusnya Jembatan Plompong yang menjadi satu-satunya jalur transportasi bagi warga Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, diperkirakan mencapai Rp 500 juta.

Selain itu, dengan putusnya jembatan warga akan mengalami kesulitan transportasi yang akhirnya akan berdampak buruk bagi perekonomian. "Seperti yang dilaporkan dari Kepala Desa Plompong, kerugaian akibat putusnya jembatan sekitar Rp 500 juta," kata Camat Sirampog, Asfarudin SSos, Selasa 21 Desember 2010 siang.

Menurutnya, pihaknya akan berkordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penanganan dengan membuat jembatan darurat dari bambu atau lainnya. Sehingga nantinya bisa dilewati kendaraan roda dua dan pejalan kaki. "Kami akan kordinasi dulu untuk membuat jembatan darurat," ujar Asfarudin di lokasi kejadian.

Penanganan darurat bersifat sementara untuk mengatasi masalah kesulitan transportasi bagi warga yang tinggal Desa Plompong yang jumlahnya lebih dari 10 ribu jiwa. Selain itu diharapkan segera ada penanganan dari Pemkab Brebes, untuk melakukan perbaikan secara permanen. "Sudah kami laporkan ke Pemkab, diharapkan segera ada penanganan," kata Asfarudin.

Seperti diberitakan sebelumnya, jembatan Plompong putus pada Senin malam 20 Desember 2010 sekira pukul 21.30 WIB. Jembatan putus setelah salah satu pondasinya ambrtol diterjang arus deras sungai akibat hujan deras.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita