Kamis, 09/12/2010, 08:51:00
Cuaca Ekstrim, Produksi Ikan Asin Turun 70 Persen
KN-Kuntoro

Ratusan buruh milet merasakan dampak turunnya produktifitas akibat cuaca ektrim. (FT: Kuntoro)

PanturaNews (Brebes) - Produksi ulam kapasan atau lebih dikenal dengan “milet” atau ikan asin di Desa Karang Dempel, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah mengalami penurunan produksi hingga 70 persen. Anjloknya produksi itu akibat cuaca ekstrim dengan intensitas hujan yang tinggi hingga penghujan tahun ini.

Penurunanan produktifitas juga berdampak pada pendapatan para buruh milet. Setiap hari biasanya satu orang pekerja milet bisa menghasilkan 20 Kg ikan kapasan. Namun sekarang hanya mampu menghasilkan 5 Kg ikan kapasan saja. Hal tersebut dikarenakan pasokan jenis ikan kapasan yang digunakan untuk millet, berkurang dan produksi terkendala dengan proses pengeringan.

Salah satu pengusaha milet, H. Wuryan (58), warga Pedukuhan Trucuk RT 01/03 Desa Karang Dempel, mengatakan cuaca ekstrim dengan intensitas turun hujan yang tinggi lebih berdampak pada proses pengeringan ikan. Jika cuaca normal, ikan kapasan hanya membutuhkan waktu pengeringan satu hari. Namun sekarang, pengeringan ikan bisa mencapai berhari-hari.

“Pengeringan ikan yang memakan waktu lama, menyebabkan kwalitas ikan asin menjadi jelek. Ikan yang seharusnya berwarna putih menjadi merah,” tutur Wuryan kepada Panturanews, Rabu 08 Desember 2010 sore, di tengah kesibukannya mengumpulkan ikan kapasan yang telah kering.

Hal senada juga disampaikan pengusaha milet yang lain, Sa’ad effendi (38), warga Pedukuhan Trucuk, RT 01/03 Desa Karang Dempel. Dalam cuaca normal, produksi milet dapat mencapai 7 hingga 8 kwintal per hari. Namun, akibat cuaca eskstrim dirinya hanya mampu memproduksi 2

hingga 3 kwintal per hari. Kwalitas ikan yang berkurang, juga menyebabkan harga turun hingga Rp 5000 per kilogram

“Akibat cuaca ektrim yang menurunkan kwalitas dan kwantitas produksi milet, akumulasi pendapatan kami berkurang hingga Rp 2 juta per hari,” keluh Sa’ad.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita