PanturaNews (Brebes) — Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas), secara resmi menyerahkan piagam penghargaan kepada Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kabupaten Brebes, Muslikhin, Rabu 8 Juli 2026.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Duta Baca Indonesia periode 2021–2026, Gol A Gong, di sela-sela rangkaian kegiatan Safari Literasi Jawa di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas dedikasi, konsistensi, dan kontribusi nyata Forum TBM Kabupaten Brebes dalam memperluas akses bacaan serta menggerakkan budaya literasi di masyarakat akar rumput.
Sejak tahun 2019, Muslikhin tercatat telah menggerakkan puluhan guru untuk aktif menulis dan menerbitkan buku.
Kabupaten Brebes menjadi titik awal singgah dalam rangkaian Safari Literasi Jawa tahun 2026. Momentum ini dimanfaatkan oleh Muslikhin untuk berkolaborasi dengan Forum Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Ketanggungan guna menggelar pelatihan menulis bagi guru.
Inisiasi peningkatan kompetensi literasi guru tersebut mendapat respons positif dari Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Cerdas, Wignyo Adi Wibowo, serta dukungan dari Korwilcam Satpendik Kecamatan Ketanggungan, Sri Puji Rahayu. Langkah ini dinilai selaras dengan slogan Safari Literasi Jawa 2026, yakni "Gerakan Literasi, Bergerak untuk Negeri".
Dalam kesempatan tersebut, Muslikhin menerima Piagam Penghargaan dengan nomor: 02A/Piagam/DBI-PerpusnasRI/VII/2026. Selain Muslikhin, Perpusnas juga memberikan penghargaan kepada Kustoro Wihanjayanto selaku pegiat literasi, serta Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Brebes atas dukungannya terhadap gerakan literasi daerah.
"Saya merasa terharu dan senang atas penghargaan yang diberikan. Ini menjadi motivasi dan tambahan semangat bagi saya untuk terus menggerakkan literasi di lingkungan sekitar," ujar Muslikhin, yang juga menjabat sebagai Ketua Forum KKG Kecamatan Ketanggungan.
Sementara itu, Duta Baca Indonesia Gol A Gong mengingatkan pentingnya nilai moral dari apresiasi ini untuk menjaga konsistensi gerakan di daerah.
"Selembar kertas ini secara fisik mungkin tidak memiliki nilai materiel yang berarti. Namun, secara morel piagam ini turut memberi dukungan semangat kepada para pegiat literasi untuk terus menjadi obor literasi di mana pun berada," kata Gol A Gong.
Melalui penghargaan ini, Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca Perpusnas berharap sinergi antara pemerintah pusat, pegiat literasi daerah, dan komunitas lokal dapat semakin solid. Rangkaian Safari Literasi Jawa ini juga diharapkan mampu mendorong perhatian publik serta pemangku kepentingan setempat untuk mendukung keberlanjutan kegiatan literasi di daerah.
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dindikpora Brebes Taryono, SH, MH, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Brebes Nurdjanto, M.Pd, serta ratusan guru yang tergabung dalam Forum Kelompok Kerja Guru (FKKG) Ketanggungan.
Selain Muhlisin, M.Pd (Ketua Forum TBM Kabupaten Brebes), Perpusnas RI juga memberikan penghargaan serupa kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Brebes (Sebagai instansi pemerintah yang mendukung gerakan literasi daerah) dan kepada Penggiat literasi asal Kabupaten Brebes, Kustoro Wihanjayanto, S.IP.