Kamis, 02/07/2026, 15:47:55
Geger! Pria di Randudongkal Pemalang Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar, Istri Histeris
.

PanturaNews (Pemalang) – Warga Blok Areka, Desa Kalimas, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria di dalam rumah, Kamis (2/7/2026) pagi.

Korban berinisial ES (40) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia akibat diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam kamarnya.

Kronologi Penemuan Jasad Korban

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh istri korban sekitar pukul 09.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat sang istri hendak masuk ke dalam kamar.

Karena mendapati pintu kamar tertutup rapat, ia kemudian berinisiatif mengintip melalui celah pintu. Namun saat itu, ia tidak mendapati suaminya berada di atas tempat tidur.

Merasa curiga dan penasaran, istri korban lalu berjalan ke arah luar dan mengecek situasi di dalam kamar melalui jendela. Bak disambar petir, ia histeris melihat sang suami sudah dalam posisi tergantung.

"Saksi mendapati korban sudah tergantung menggunakan tali tambang berwarna biru yang diikatkan pada kayu plafon kamar," kata warga desa setempat, Widiya.

Melihat pemandangan memilukan itu, istri korban langsung mendobrak pintu kamar dan berteriak meminta bantuan warga sekitar. Warga yang berdatangan kemudian melaporkan kejadian ini ke pemerintah desa setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Hasil Pemeriksaan Medis dan Evakuasi

Mendapat laporan warga, petugas Polsek Randudongkal bersama dengan tim medis dari Puskesmas Kalimas segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP serta pemeriksaan luar pada tubuh korban.

Dari hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan murni meninggal dunia akibat gantung diri. Petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh ES, melainkan tanda-tanda fisik yang sesuai dengan dugaan bunuh diri.

Keluarga Tolak Autopsi

Sementara itu, pihak keluarga korban menyatakan telah menerima kejadian ini dengan ikhlas sebagai sebuah musibah. Keluarga juga secara resmi menolak untuk dilakukan tindakan autopsi terhadap jasad korban.

Setelah proses pemeriksaan di lokasi selesai, petugas langsung menyerahkan jenazah ES kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita