Kamis, 25/06/2026, 16:27:11
Makam Mendiang Toniah di TPU Grinting Diduga Dibongkar Dua Malam Berturut-turut, Incar Tali Pocong untuk Pesugihan?
GEGER!
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Foto : IG Bulakamba Hits

PanturaNews (Brebes) – Warga Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes mendadak digemparkan oleh aksi pembongkaran makam misterius secara berturut-turut, Kamis 25 Juni 2026.

Aksi nekat yang diduga kuat bermotif mistis ini viral di media sosial. Bahkan, disebutkan bahwa pembongkaran di TPU Desa Grinting Kidul itu, terjadi hingga dua kali dalam waktu berdekatan.

Berdasarkan kronologi kejadian, aksi pertama kali diketahui warga pada Rabu pagi setelah Selasa malamnya pelaku beraksi. 

Setelah sempat dirapikan kembali, pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut ternyata kembali nekat menggali makam yang sama pada Rabu malam hingga Kamis pagi.

Merespons keresahan warga yang kian meluas, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan investigasi lapangan. 

Kapolsek Bulakamba, AKP Muhamad Afandi, menegaskan pihaknya telah memanggil sejumlah saksi kunci guna mendalami motif di balik pembongkaran kuburan tersebut.

"Kami sudah memanggil juru kunci makam, warga setempat, dan juga pihak keluarga almarhumah untuk dimintai keterangan," ungkap AKP Muhamad Afandi, saat dikonfirmasi PanturaNews.Com melalui telepon, Kamis 25 Juni 2026 sore.

Menurutnya, makam yang digali oleh orang misterius itu, milik mendiang Toniah (56), seorang warga Desa Grinting, yang baru saja meninggal dunia sekitar 50 hari lalu.

"Saat ditemukan kembali oleh warga, lubang makam baru tergali sedalam setengah meter. Pelaku belum sempat mengambil tali pocong ataupun kain kafan almarhumah," terang Afandi.

Mendiang Toniah sendiri diketahui semasa hidupnya merupakan seorang perantau yang bekerja di Jakarta.

"Kami masih mendalami apakah motif pelaku yang belum diketahui ini, murni untuk ritual pesugihan atau pemburuan ilmu kesaktian," ungkapnya.

Disis lain, Camat Bulakamba Setiwan Nugroho saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden tersebut, namun ia enggan memberikan rincian lebih lanjut. 

"Betul ada. Tapi saya tidak bisa memberikan info lebih lengkap. Bisa konfirmasi ke desa," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Grinting hingga saat ini belum memberikan respons resmi dan tidak mengangkat telepon saat berusaha dihubungi oleh untuk memberikan keterangan.

Hingga saat ini, pelaku pembongkaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwajib. Namun, desas-desus di kalangan warga menduga bahwa pelaku merupakan warga desa setempat yang nekat melakukan aksi tersebut demi ritual pesugihan.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita