Kamis, 25/06/2026, 16:13:34
Tingkatkan Ketrampilan, 70 Warga Pesisir Ikuti Pelatihan Ketahanan Pangan Maritim Budidaya Udang Vaname
Pelatihan
LAPORAN JOHARI

Komandan Lanal Tegal, Letkol Laut (P) Tato Taufiqurochan, secara simbolis menyerahkan bibit udang vaname

PanturaNews (Tegal) - Untuk meningkatkan ketrampilan dan beradaptasi dengan perkembangam tehnologi, sebanyak 70 warga Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal ikuti Pelatihan Ketahan Pangan Maritim dengan budidaya udang vaname.

Pelatihan Ketahan Pangan Maritim dilaksanakan oleh Markas Besar TNI Angkatan Laut melalui Pusteral selama dua hari Kamis (25/6/26) - Jumat (26/6/26). Dengan tema 'Membangun Kemandirian Masyarakat Maritim melalui Sektor Perikanan dalam Mendukung Ketahanan Pangan dan Rak Juang Matra Laut'.

Pelatihan dibuka oleh Kepala Satuan Pembinaan Ketahanan Wilayah Pusat Teritorial Angkatan Laut (Kasat Binhanwil Pusteral), Kolonel Laut (p) Robiyanto di aula CA IV Mako Lanal Tegal, Kamis 25 Juni 26.

Dihadiri Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Danlanal Tegal Letkol Laut (P) Tato Taufiqurochman, Dansatradar Tegal Letkol (Lek) Indra Febrian Nugraha, perwakilan PNKT, Kepala SUPM dan HNSI Kota Tegal.

Setelah mengikuti teori, para peserta akan melakukan praktek budidaya udang vaname di tambak udang milik SUPM Negeri Tegal yang berlokasi di area Pulo Kodok Kelurahan Panggung, dibawah bimbingan prajurit Pusteral, Lanal Tegal dan SUPM Negeri Tegal.

Menurut Kolonel Laut (P) Robiyanto, pelatihan ketahanan pangan merupakan kegiatan rutin Pusteral yang dilaksanakan di sejumlah wilayah.

Tujuannya untuk meningkatkan ketrampilan para pelaku budidaya udang vaname, serta beradaptasi dengan perkembangam tehnologi dan aturan yang ada. 

Harapannya, para pembudidaya udang vaname dapat memanfaatkan kemajuan tekhnologi untuk meningkatkan produktivitas dan tidak menabrak aturan yang ada.

"Tujuan jangka panjangnya mereka akan memperoleh ketrampilan yang lebih baik, sehingga dapat menjadi pembudidaya udang vaname yang sukses dan mandiri dalam pengolahan sumber daya maritim di Kota Tegal," kata Robiyanto.

Menurut Robiyanto, dipilihnya udang vaname sebagai materi pelatihan ketahanan pangan maritim, alasanya karena udang merupakan salah satu jenis pertanian tambak unggulan di kawasan pesisir pantai Tegal.

"Selain menjadi unggulan di kawasan pesisir, dipilihnya udang vaname bertujuan untuk mengangkat kearifan lokal," ucap Kolonel Robiyanto.

Harapan jangka panjang dari pelatihan ketahanan pangan maritim ini, ada keberlanjutan. Tidak hanya sukses pembudiyaan namun juga mencapai panen yang bagus serta hilirisasi berjalan.

Komandan Lanal Tegal, Letkol Laut (P) Tato Taufiqurochan menambahkan, para peserta pelatihan merupakan masyarakat pesisir pantai yang sebagian telah memiliki tambak namun tidak produktif.

"Program ini akan memberikan penyuluhan, pendampingan. Tekhnologi terus berkembang, sehingga mereka perlu mendapatkan pengetahuan agar dapat melakulan pengolahan budi daya udang vaname secara efektif dan efesien," pungkas Danlanal.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita