PanturaNews (Jakarta) — Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Posisi tersebut kini dialihkan kepada Nanik Sudaryati Deyang, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.
Keputusan perombakan struktural ini diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, di Istana Negara pada Selasa malam, 2 Mei 2026.
"Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian di Badan Gizi Nasional. Pertama, saudara Dadan sebagai Kepala BGN, kedua saudara Lodewyk Pusung sebagai Wakil Kepala BGN, ketiga saudara Sony Sonjaya sebagai Wakil BGN, tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dedikasi selama ini," ujar Prasetyo.
Sebagai gantinya, Prasetyo menambahkan, Presiden Prabowo menunjuk Nanik S. Deyang untuk memimpin lembaga tersebut, didampingi oleh Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN yang baru.
Imbas Rentetan Kasus Keracunan Massal
Langkah tegas mencopot Dadan Hindayana diduga kuat merupakan imbas dari karut-marut pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi program unggulan pemerintahan Prabowo.
Di masa kepemimpinan Dadan, program ini kerap didera isu mantapnya pengawasan kualitas, ditandai dengan maraknya kasus keracunan makanan yang menimpa anak-anak sekolah penerima manfaat.
Akibat rentetan kasus tersebut, BGN terpaksa mengambil langkah ekstrem dengan membekukan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertindak sebagai pemasok menu makanan.
Berdasarkan data internal yang dihimpun sejak program ini bergulir pada 6 Januari 2025 hingga 29 Mei 2026, potret evaluasi makro memperlihatkan angka yang mengkhawatirkan:
Total SPPG Beroperasi: 27.208 unit di seluruh Indonesia.
SPPG yang Ditangguhkan (Suspend): 8.182 unit (sekitar 30% dari total pangkalan pasokan).
Pertaruhan Program Unggulan
BGN dibentuk sebagai lembaga non-kementerian yang memikul tanggung jawab besar untuk mengawal salah satu janji kampanye terbesar Prabowo Subianto pada Pilpres 2024. Dadan Hindayana sendiri merupakan Kepala BGN pertama yang dilantik pada Agustus 2024 lalu.
Evaluasi ini dilakukan di tengah skala program yang sudah terlanjur menggurita. Data per 3 Maret 2026 menunjukkan cakupan program MBG telah menyasar total 61.239.037 penerima manfaat, dengan 49.057.682 orang di antaranya merupakan siswa sekolah di berbagai penjuru tanah air.