Sabtu, 25/04/2026, 16:04:08
INNALILLAHI, Jemaah Haji Asal Tegal Wafat di Madinah, Ini Penyebabnya
.
.

PanturaNews - Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Kabar duka menyelimuti pelaksanaan ibadah haji 1447 H / 2026 M. Seorang jemaah haji kloter 3 Embarkasi Solo asal Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, dilaporkan meninggal dunia saat baru saja memulai rangkaian ibadahnya di Madinah, Arab Saudi.

Jemaah yang diketahui bernama Rodiyah Wayan (68) menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (25/4/2026). 

Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam bagi rombongan jemaah lainnya yang tengah bersiap menuju puncak haji.

Ketua PPIH Embarkasi Solo, Fitriyanto, mengungkapkan bahwa penyebab utama wafatnya Rodiyah adalah gangguan pernapasan akut.

"Almarhumah wafat di Madinah karena mengalami sesak napas yang cukup berat. Berdasarkan rekam medis, beliau memang memiliki riwayat penyakit jantung," ujar Fitriyanto dalam keterangan resminya.

Perjalanan terakhir almarhumah dimulai saat pesawat yang membawanya mendarat di Arab Saudi. Tak lama setelah turun dari pesawat, Rodiyah mengeluhkan sesak napas dan langsung dilarikan ke klinik bandara.

Kondisinya sempat menunjukkan tanda-tanda positif setelah dirujuk ke rumah sakit. Ia bahkan sudah kembali ke penginapan dan sempat berbincang hangat dengan rekan satu kloternya.

Namun, takdir berkata lain; kondisi kesehatannya tiba-tiba menurun drastis hingga tim medis menyatakan ia meninggal dunia.

Sesuai dengan prosedur bagi jemaah yang wafat di Tanah Suci, almarhumah Rodiyah Wayan telah disalatkan dan dimakamkan di Pemakaman Baqi, sebuah tempat peristirahatan terakhir yang mulia di dekat Masjid Nabawi.

Meski belum sempat melaksanakan wukuf, pemerintah memastikan kewajiban haji almarhumah akan ditunaikan.

Badal Haji: Pemerintah akan menyiapkan petugas untuk membadalhajikan almarhumah secara gratis.

Santunan: Ahli waris berhak mendapatkan santunan sebesar biaya perjalanan haji (Bipih) senilai kurang lebih Rp55 juta.

Hingga berita ini diturunkan, PPIH terus melakukan pemantauan ketat terhadap kesehatan jemaah lainnya, mengingat masih ada delapan jemaah asal Embarkasi Solo yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita