Selasa, 24/02/2026, 10:40:15
Practice Method: Strategi Efektif Mahasiswa KKN UPB di SD Negeri Pagojengan 01
OLEH: TIM KELOMPOK 12 KKN MAHASISWA UPB
.

METODE pembelajaran practice method atau metode praktik langsung, semakin menunjukkan efektivitasnya dalam membentuk keterampilan siswa secara nyata. Berbeda dengan pendekatan teoritis yang berfokus pada penjelasan verbal, metode ini menekankan latihan berulang dan keterlibatan aktif peserta didik.

Inilah pendekatan yang diterapkan mahasiswa KKN Kelompok 12 Universitas Peradaban Bumiayu (UPB) Kabupaten Brebes, saat melaksanakan kegiatan di SDN Pagojengan 01, Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, dengan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan tali-temali.

Materi PBB dan tali-temali bukan sekadar aktivitas fisik biasa. Di dalamnya terkandung nilai kedisiplinan, kerja sama, ketelitian, serta kepemimpinan. Melalui practice method, siswa tidak hanya mendengarkan instruksi tentang sikap sempurna atau cara membuat simpul, tetapi langsung mempraktikkannya di lapangan. Setiap aba-aba direspons dengan gerakan, setiap kesalahan diperbaiki melalui pengulangan, dan setiap keberhasilan dirasakan bersama.

Mahasiswa KKN UPB menyadari bahwa pembelajaran keterampilan seperti PBB dan tali-temali tidak akan efektif jika hanya disampaikan lewat teori. Anak-anak perlu merasakan langsung prosesnya: berdiri tegap di bawah arahan komando, menyelaraskan langkah bersama teman, hingga melatih kesabaran saat mencoba mengikat simpul yang benar. Dari sinilah pembelajaran bermakna terbentuk.

Penerapan metode praktik ini juga membawa suasana belajar yang lebih hidup dan dinamis. Siswa terlihat antusias mengikuti setiap instruksi. Kegiatan di luar kelas memberi ruang bagi mereka untuk bergerak aktif sekaligus belajar nilai tanggung jawab dan kekompakan. Tidak sedikit siswa yang awalnya malu atau ragu, kemudian menunjukkan keberanian saat dipercaya memimpin barisan.

Lebih jauh lagi, kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa KKN bukan hanya untuk menjalankan program formal, tetapi juga menanamkan karakter positif sejak dini. Kolaborasi antara mahasiswa dan pihak sekolah di SDN Pagojengan 01 menunjukkan bahwa pendidikan karakter dapat diperkuat melalui metode yang sederhana namun tepat sasaran.

Pada akhirnya, practice method membuktikan bahwa belajar tidak selalu harus duduk diam dan mendengarkan. Terkadang, nilai-nilai penting justru tumbuh ketika siswa bergerak, mencoba, gagal, lalu mencoba lagi. Melalui materi PBB dan tali-temali, mahasiswa KKN UPB telah menghadirkan pembelajaran yang bukan hanya melatih keterampilan, tetapi juga membentuk mental dan karakter generasi muda.

Tim Kelompok 12 KKN Mahasiswa UPB, Kabupaten Brebes, di Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes:

Khoerul Fuadhi (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PGSD), Seli Fitriani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PGSD), Nabilla Defira Putri Maisaan (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Farmasi).

Risma Nur Qolfiah (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Farmasi), Retno Mulyani (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Teknik Informatika). Endah Khoerunisa ((Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Teknik Informatika), Naufal Muhammad Husen (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Manajemen).

Nadya Qonita Rahma (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Manajemen), M. Hanki Alhan (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Prodi  Ilmu Komunikasi), Isma Nur Fitriani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PBIN).

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita