DALAM menyemarakkan bulan suci Ramadan sekaligus mengisi waktu anak-anak dengan kegiatan positif, mahasiswa KKN Kelompok 13 Universitas Peradaban (UPB) Bumiayu, Kabupaten Brebes, menyelenggarakan program kerja (Proker) bertema “Ramadhan Ceria”.
Kegiatan “Ramadhan Ceria” ini, dilaksanakan di Masjid Al-Hikmah 1, Desa Paguyangan RT 02 RW 03, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, pada 19 Februari hingga 23 Februari 2026.
Ramadan Ceria merupakan salah satu program kerja unggulan KKN 13 yang berfokus pada pembinaan karakter, peningkatan pemahaman keagamaan, serta pengembangan keterampilan anak-anak di Desa Paguyangan. Program ini dirancang sebagai ruang belajar yang menyenangkan, interaktif, dan penuh makna selama bulan Ramadan.
Bulan Ramadan adalah momen yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan dan karakter positif sejak dini. Namun, di era modern saat ini, anak-anak sering kali lebih banyak menghabiskan waktu dengan gawai dibandingkan mengikuti kegiatan yang bersifat edukatif dan spiritual.
Melihat hal tersebut, mahasiswa KKN 13 berinisiatif menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bernuansa religi, tetapi juga dikemas secara kreatif dan menarik agar anak-anak tetap antusias mengikuti setiap rangkaian acara.
Selama lima hari pelaksanaan, berbagai kegiatan telah disiapkan, antara lain:
-Belajar Wudhu: Anak-anak dibimbing untuk memahami dan mempraktikkan tata cara wudhu yang benar sesuai tuntunan. Sesi ini dilakukan secara langsung dan praktik bersama agar peserta lebih mudah memahami setiap langkahnya.
-Gerakan Menabung: Mahasiswa KKN juga memperkenalkan pentingnya kebiasaan menabung sejak usia dini. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajarkan tentang nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta pengelolaan uang sederhana.
-English Club: Sebagai bentuk pengembangan keterampilan, diadakan sesi English Club yang dikemas secara santai dan interaktif. Anak-anak belajar kosakata sederhana, percakapan ringan, serta permainan edukatif dalam bahasa Inggris untuk meningkatkan rasa percaya diri mereka.
-Lomba Menarik: Untuk menambah semangat dan keceriaan, Ramadan Ceria juga menghadirkan perlombaan. Kegiatan ini tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga mempererat kebersamaan antar peserta. Panitia juga telah menyiapkan hadiah spesial sebagai bentuk apresiasi bagi para pemenang.
-Antusiasme dan Dukungan Masyarakat: Kegiatan Ramadan Ceria mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Paguyangan, khususnya para orang tua dan pengurus Masjid Al-Hikmah 1.
Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti setiap sesi kegiatan, mulai dari pembelajaran hingga perlombaan. Dukungan dari masyarakat menjadi motivasi tersendiri bagi mahasiswa KKN 13 untuk memberikan kontribusi terbaik selama masa pengabdian di desa.
Melalui program Ramadan Ceria, mahasiswa KKN 13 berharap dapat menumbuhkan semangat ibadah dan kecintaan terhadap masjid, membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab, meningkatkan keberanian dan rasa percaya diri anak, mempererat kebersamaan antar generasi muda di Desa Paguyangan.
Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang memperbanyak amal, memperkuat ukhuwah, serta menanamkan nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Program kerja Ramadan Ceria 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran KKN 13 Desa Paguyangan tidak hanya sebatas menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga membawa dampak positif dan kenangan indah bagi masyarakat.
Semoga semangat Ramadan Ceria terus tumbuh dan menjadi tradisi yang menginspirasi di tahun-tahun berikutnya.
Tim Kelompok 13 KKN Mahasiswa UPB di Desa Paguyangan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes:
Tri Agung Nugroho (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Ulfi Amelin (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Putri Iftikhatun Inayah (Fakultas Sains dan Teknologi), Ayu Fatimah Az Zahra (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Hesti Puspita Sari (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan).
Muhamad Haekal Wildani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Nurul Hasanah (Fakultas Sains dan Teknologi), Ana Istifadah (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Intan Maulida Putri (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Miko Ardiyanto (Fakultas Sains dan Teknologi).