CAT masih basah, kuas belum sepenuhnya kering, namun senyum para mahasiswa sudah merekah. Di bawah terik matahari Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, momen pengecatan nama KKN pada incerator bukan sekadar finishing proyek, melainkan simbol tuntasnya sebuah pengabdian.
Mahasiswa KKN Kelompok 12 Universitas Peradaban Bumiayu (UPB) Kabupaten Brebes, resmi menyelesaikan program kerja utama mereka di Desa Pagojengan, melalui tahap akhir pengecatan identitas KKN pada bangunan incerator yang telah dibangun dan difungsikan.
Kegiatan ini menjadi penanda bahwa seluruh rangkaian proses, mulai dari perencanaan, koordinasi, hingga pelaksanaan teknis, telah dilalui dengan penuh komitmen.
Incerator tersebut dibangun sebagai solusi atas persoalan pengelolaan sampah di lingkungan desa. Sebagai program kerja utama, proyek ini bukan hanya menyentuh aspek fisik pembangunan, tetapi juga edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah yang lebih tertata dan ramah lingkungan.
Dengan adanya incerator, diharapkan pembakaran sampah dapat dilakukan secara lebih terkendali, sehingga meminimal dampak pencemaran.
Tahap pengecatan nama KKN menjadi bagian penting dalam proses finishing. Nama yang tertera bukan dimaksudkan sebagai ajang simbolis semata, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab dan jejak kontribusi Mahasiswa terhadap desa.
Identitas tersebut menjadi pengingat, bahwa pembangunan ini lahir dari kolaborasi antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat setempat.
Penyelesaian program kerja utama seperti ini menunjukkan bahwa KKN bukan sekadar agenda formal akademik. Ia adalah ruang pembuktian apakah Mahasiswa mampu menerjemahkan ilmu yang dipelajari di bangku kuliah ke dalam aksi nyata yang berdampak langsung. Pengecatan nama pada incerator seolah menjadi tanda tangan terakhir pada sebuah karya pengabdian.
Lebih dari itu, proses finishing ini juga sarat makna emosional. Ada rasa bangga, lega, sekaligus haru karena satu tanggung jawab besar telah diselesaikan. Desa Pagojengan kini tidak hanya memiliki fasilitas baru, tetapi juga kenangan kolaborasi bersama generasi muda yang datang membawa gagasan dan tenaga.
Pada akhirnya, cat yang mengering di dinding incerator itu akan menjadi saksi. Bahwa pernah ada sekelompok Mahasiswa KKN UPB yang datang, bekerja, dan meninggalkan jejak kebaikan. Sebuah sentuhan akhir yang sederhana, namun menyimpan cerita besar tentang dedikasi dan
Tim Kelompok 12 KKN Mahasiswa UPB, Kabupaten Brebes, di Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes:
Khoerul Fuadhi (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PGSD), Seli Fitriani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PGSD), Nabilla Defira Putri Maisaan (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Farmasi).
Risma Nur Qolfiah (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Farmasi), Retno Mulyani (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Teknik Informatika). Endah Khoerunisa ((Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Teknik Informatika), Naufal Muhammad Husen (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Manajemen).
Nadya Qonita Rahma (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Manajemen), M. Hanki Alhan (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Prodi Ilmu Komunikasi), Isma Nur Fitriani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PBIN).