MAHASISWA Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 37 Universitas Peradaban Bumiayu (UPB) Kabupaten Brebes, melaksanakan program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), melalui kegiatan hibah banner dan desain logo produk.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Selasa 17 Februari 2026, sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa.
UMKM merupakan salah satu sektor ekonomi yang memiliki peran penting dalam menunjang kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Keberadaan UMKM tidak hanya berfungsi sebagai sumber penghasilan utama bagi sebagian masyarakat, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan ekonomi lokal yang mampu mengoptimalkan potensi sumber daya yang tersedia.
Di Desa Pangebatan, UMKM berkembang dalam berbagai jenis usaha, seperti makanan olahan, perdagangan kecil, serta usaha rumah tangga yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat setempat.
Namun demikian, perkembangan UMKM di Desa Pangebatan masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam aspek pemasaran dan penguatan identitas usaha. Berdasarkan hasil observasi lapangan dan wawancara yang dilakukan oleh mahasiswa KKN 37 Universitas Peradaban, ditemukan bahwa sebagian besar pelaku UMKM masih memasarkan produknya secara sederhana dan konvensional.
Produk yang dihasilkan, umumnya belum dilengkapi dengan logo usaha yang representatif, serta belum didukung oleh media promosi seperti banner.
Ketiadaan identitas visual tersebut menyebabkan produk UMKM sulit dikenali oleh konsumen dan kurang memiliki ciri khas yang membedakan satu usaha dengan usaha lainnya. Akibatnya, meskipun kualitas produk yang dihasilkan cukup baik, daya tarik produk di mata konsumen masih relatif rendah.
Kondisi ini juga berdampak pada terbatasnya jangkauan pemasaran, serta rendahnya daya saing UMKM terhadap produk sejenis yang telah memiliki branding dan tampilan visual yang lebih profesional.
Melihat kondisi tersebut, Kelompok KKN 37 Desa Pangebatan Universitas Peradaban Tahun 2026 merancang sebuah program pemberdayaan yang berfokus pada penguatan aspek branding UMKM melalui hibah banner dan desain logo produk.
Program ini dipandang sebagai solusi yang sederhana namun strategis, karena identitas visual merupakan salah satu elemen penting dalam membangun citra usaha dan meningkatkan kepercayaan konsumen.
Hibah banner dan logo produk ini dikoordinasikan oleh mahasiswa Inez Solikhatun , yang bertanggung jawab dalam mengoordinasikan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.
Sebelum kegiatan dilaksanakan, mahasiswa KKN terlebih dahulu melakukan persiapan yang meliputi pemetaan UMKM sasaran, penyusunan konsep kegiatan, serta perencanaan teknis terkait desain dan pencetakan banner.
Tahap awal pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendataan dan observasi langsung ke lokasi usaha UMKM. Mahasiswa KKN mengunjungi satu per satu pelaku UMKM untuk mengidentifikasi jenis usaha yang dijalankan, karakteristik produk, serta permasalahan yang dihadapi dalam pemasaran. Selain itu, mahasiswa juga melakukan diskusi dan wawancara untuk menggali kebutuhan serta harapan pelaku UMKM terhadap logo dan banner yang akan diberikan.
Proses perancangan desain logo dilakukan dengan mengedepankan prinsip kesederhanaan, kemudahan dikenali, serta kesesuaian dengan karakter usaha masing-masing UMKM. Mahasiswa KKN melibatkan pelaku usaha secara aktif dalam menentukan elemen desain, seperti pemilihan warna, bentuk, dan penamaan usaha. Dengan pendekatan partisipatif ini, logo yang dihasilkan diharapkan mampu merepresentasikan identitas usaha secara tepat dan dapat digunakan dalam jangka panjang.
Selain logo produk, mahasiswa KKN juga merancang banner promosi sebagai media pemasaran visual yang dapat langsung digunakan oleh pelaku UMKM. Banner tersebut memuat informasi penting seperti nama usaha, jenis produk yang ditawarkan, logo usaha, serta kontak yang dapat dihubungi oleh konsumen. Banner promosi dirancang dengan tampilan yang sederhana namun menarik, sehingga mudah dibaca dan mampu menarik perhatian masyarakat.
Banner dan logo produk yang telah selesai dirancang kemudian diserahkan secara langsung kepada pelaku UMKM di Desa Pangebatan. Penyerahan dilakukan sebagai bentuk hibah dan dukungan mahasiswa KKN terhadap pengembangan usaha masyarakat desa. Pelaku UMKM menyambut kegiatan ini dengan antusias dan menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan, karena dinilai sangat membantu dalam meningkatkan tampilan usaha dan kepercayaan konsumen.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN 37 Universitas Peradaban tidak hanya berperan sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai pendamping dan fasilitator bagi pelaku UMKM. Mahasiswa turut memberikan pemahaman mengenai pentingnya identitas visual dalam membangun citra usaha serta mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan banner dan logo produk secara optimal sebagai sarana promosi.
Program hibah banner dan logo produk ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi UMKM di Desa Pangebatan. Dengan adanya identitas visual yang jelas dan profesional, UMKM diharapkan mampu meningkatkan visibilitas usaha, memperluas jangkauan pemasaran, serta memperkuat daya saing produk di pasar lokal.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi salah satu wujud nyata peran mahasiswa Universitas Peradaban dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui program Kuliah Kerja Nyata Tahun 2026.
Tim Kelompok 37 KKN Mahasiswa UPB, Kabupaten Brebes, di Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes:
Ismi Maolina Zulkifli (ismimaolina@gmail.com), Silfi Nursukma Loro (silfinsll@gmail.com), Hani Kurniawati (hanikurniawati215@gmail.com), Nazma Hidayanti Putri Suyitno (nazmahidayanti@gmail.com), Mutmainatun Khasanah (naaina402@gmail.com).
Muhammad Faran Rikhul Barqi (b4rqh1@gmail.com), Ines Sholihatun Nisa (inessholihatun12@gmail.com), Ulum Maulana Rizki (ulumrizki09@gmail.com), Tofik Yogi Febrian (tofikfebrian607@gmail.com), Yola Alfia Zulsa (yollaalfia983@gmail.com)