Jumat, 06/02/2026, 22:58:55
Belajar Mandiri Dimulai dari Sikat Gigi: Sosialisasi Edukasi Kesehatan Gigi di SD Pagojengan
OLEH: TIM KELOMPOK 12 KKN MAHASISWA UPB
.

...hampir seluruh siswa belum menyikat lidah, padahal lidah merupakan salah satu sumber utama bakteri...

SIKAT gigi kecil yang digenggam tangan mungil siswa kelas 1 SD Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, pagi itu menjadi simbol awal pembelajaran kemandirian.

Di balik kegiatan sederhana tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 12 Universitas Peradaban (UPB) Bumiayu, Kabupaten Brebes, berupaya menanamkan kebiasaan hidup bersih sekaligus belajar menghadapi dunia nyata pengabdian masyarakat.

Sosialisasi edukasi tentang cara menyikat gigi yang baik dan benar ini, bertujuan agar anak-anak mampu merawat kesehatan gigi secara mandiri.

Mahasiswa KKN UPB berharap siswa tidak hanya mengetahui teknik menyikat gigi yang benar, tetapi juga terbiasa melakukannya sendiri tanpa selalu bergantung pada bantuan orang tua.

Berdasarkan hasil wawancara, penyampaian materi dirasakan belum maksimal karena merupakan pengalaman pertama terjun langsung memberikan edukasi kepada anak-anak sekolah dasar.

Rasa gugup dan kurang percaya diri masih terasa, sehingga ke depannya diperlukan keberanian lebih untuk tampil percaya diri, fokus pada materi, serta mampu menyesuaikan bahasa dengan lingkungan dan usia peserta didik.

Meski demikian, rasa bangga tetap muncul. Mahasiswa mengaku bangga pada diri sendiri karena telah berani mengambil peran sebagai pemateri. Namun, perasaan kurang lepas dan terlalu memikirkan ekspektasi teman sekitar justru menjadi faktor yang memicu kegugupan.

Pengalaman ini menjadi refleksi penting bahwa kepercayaan diri adalah proses yang terus dilatih melalui praktik langsung. Dari hasil praktik menyikat gigi, rata-rata siswa sudah memiliki pemahaman dasar yang cukup baik.

Namun, masih ditemukan beberapa gigi yang kurang terawat. Hal yang paling menonjol adalah hampir seluruh siswa belum menyikat lidah, padahal lidah merupakan salah satu sumber utama bakteri di dalam mulut.

Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan gigi perlu dilakukan secara lebih detail dan berkelanjutan. Sosialisasi ini membuktikan bahwa kegiatan KKN tidak hanya berdampak pada masyarakat, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa.

Dari kelas 1 SD Pagojengan, mahasiswa KKN UPB belajar bahwa pengabdian adalah tentang keberanian mencoba, kesiapan menerima kekurangan, dan komitmen untuk terus memperbaiki diri dimulai dari hal kecil seperti sikat gigi.

Tim Kelompok 12 KKN Mahasiswa UPB, Kabupaten Brebes, di Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes:

Khoerul Fuadhi (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PGSD), Seli Fitriani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PGSD), Nabilla Defira Putri Maisaan (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Farmasi).

Risma Nur Qolfiah (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Farmasi), Retno Mulyani (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Teknik Informatika). Endah Khoerunisa ((Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Teknik Informatika), Naufal Muhammad Husen (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Manajemen).

Nadya Qonita Rahma (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Manajemen), M. Hanki Alhan (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Prodi  Ilmu Komunikasi), Isma Nur Fitriani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PBIN).

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita