Kamis, 05/02/2026, 22:17:06
Kolaborasi Mahasiswa KKN UPB dan Kader Kesehatan dalam Pelayanan Posyandu Balita-Lansia
OLEH: TIM KELOMPOK 12 KKN MAHASISWA UPB
.

...kolaborasi ini membagi peran secara efektif untuk mempercepat pelayanan dan meningkatkan akurasi data...

KESEHATAN masyarakat merupakan pondasi utama pembangunan desa yang sejahtera. Menyadari hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Peradaban (UPB) Bumiayu, Kabupaten Brebes bersinergi dengan Kader Kesehatan.

Kolaborasi Mahasiswa KKN UPB Kelompok 12 di Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, itu menggelar kegiatan Posyandu Terpadu yang menyasar dua generasi sekaligus, yaitu balita dan lansia.

Kegiatan yang berlangsung di Dukuh Kerajan ini, bertujuan untuk memastikan tumbuh kembang anak terjaga, sekaligus memantau kondisi fisik para lansia agar tetap produktif di usia senja.

Melihat betapa pentingnya Posyandu bagi balita dan lansia sejak awal tahun 2000-an, pemerintah merevitalisasi Posyandu, dengan menggalakkan kembali program Posyandu demi mengurangi angka gizi buruk di Indonesia.

Disebut revitalisasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), karena Posyandu sudah ada sejak tahun 1984, namun kemudian ada yang kondisinya ‘mati’, sehingga perlu direvitalisasi.

Pelaksanaan Posyandu kali ini terasa berbeda dengan kehadiran para mahasiswa KKN. Kegiatan kolaborasi ini membagi peran secara efektif untuk mempercepat pelayanan dan meningkatkan akurasi data kesehatan warga.

Seperti pada pemeriksaan balita (Bawah lima tahun) itu, meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, lingkar kepala, serta pemberian vitamin dan makanan tambahan (PMT) bergizi.

Melalui pemeriksaan kesehatan rutin di Posyandu untuk para lansia juga dapat mengetahui berbagai masalah kesehatan dan dapat dideteksi sejak dini. Hal ini memungkinkan penanganan yang lebih cepat dan efektif, sehingga dapat mencegah komplikasi yang lebih serius.

Posyandu memiliki peran yang penting dalam pemberdayaan lansia tidak hanya sekedar kegiatan pemeriksaan Kesehatan saja, tetapi juga menyediakan berbagai program sosial yang bertujuan untuk memberdayakan lansia.

Program tersebut meliputi kegiatan senam, kunjungan wisata, dan acara sosial lainnya. Dengan berpartisipasi dalam program sosial ini, lansia dapat tetap aktif secara sosial dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Fokus dalam pemeriksaan lansia yang dilakukan di kegiatan posyandu ini melayani pengecekan tekanan darah (tensi), pengukuran kadar gula darah, asam urat, serta sesi konsultasi kesehatan ringan.

Menyatukan balita dan lansia (Lanjut usia) dalam satu waktu pelayanan bukan tanpa alasan. Ini adalah upaya menciptakan ekosistem desa sehat yang inklusif.

Saat sang ibu mengantar balita, kakek atau nenek juga bisa sekaligus mengecek tensi dan gula darah. Efisiensi waktu ini menjadi kunci utama tingginya angka kehadiran warga di Posyandu kali ini.

Tim Kelompok 12 KKN Mahasiswa UPB, Kabupaten Brebes, di Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes:

Khoerul Fuadhi (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PGSD), Seli Fitriani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PGSD), Nabilla Defira Putri Maisaan (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Farmasi).

Risma Nur Qolfiah (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Farmasi), Retno Mulyani (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Teknik Informatika). Endah Khoerunisa ((Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Teknik Informatika), Naufal Muhammad Husen (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Manajemen).

Nadya Qonita Rahma (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Manajemen), M. Hanki Alhan (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Prodi  Ilmu Komunikasi), Isma Nur Fitriani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PBIN).

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita