Selasa, 03/02/2026, 11:48:58
Edukasi: Pentingnya Cuci Tangan untuk Kesehatan dan Masa Depan Anak-Anak di SDN Pagojengan
OLEH: TIM KELOMPOK 12 KKN MAHASISWA UPB
.

TANGAN adalah jendela dunia bagi anak. Melalui tangan, anak-anak kelas 1 SDN Pagojengan, Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, belajar menulis angka pertama mereka, merangkai balok mainan, hingga menyantap bekal buatan ibu.

Namun, di balik aktivitas ceria tersebut, tangan juga bisa menjadi "jalan" bagi kuman, virus, dan bakteri untuk masuk ke dalam tubuh yang akan menimbulkan penyakit.

Kesadaran akan kebersihan tangan menjadi fondasi penting bagi kesehatan dan masa depan anak-anak. Awalnya, banyak siswa kelas 1 yang menganggap mencuci tangan hanyalah ritual membasahi telapak dengan air.

Istilah "yang penting basah", sering menjadi prinsip mereka. Kurangnya pemahaman ini membuat kuman-kuman tak kasat mata, tetap menempel erat di sela jari dan di bawah kuku.

Namun, suasana berubah ketika sesi praktik langsung diadakan yang dipandu Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 12 Universitas Peradaban (UPB) Bumiayu, Kabupaten Brebes.

Dengan bimbingan yang penuh kasih, anak-anak diajarkan bahwa air saja tidak cukup. Mereka kini mengenal 6 Langkah Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) yang benar seperti:

-1. Menggosok telapak tangan. -2. Menggosok punggung tangan secara bergantian. -3. Membersihkan sela-sela jari. -4. Mengunci jari-jemari untuk membersihkan bagian dalam. -5. Memutar ibu jari. -6. Menguncupkan ujung jari untuk membersihkan kuku.

Melalui edukasi ini, anak-anak mulai memahami bahwa tangan yang kotor bukan hanya terlihat kusam, tapi membawa risiko penyakit yang serius.

Jika kuman, virus, dan bakteri dari tangan masuk ke perantara mulut atau hidung, beberapa penyakit yang mengintai, seperti:

-Diare: Akibat bakteri seperti E. coli yang sering masuk melalui makanan yang dipegang tangan kotor.

-ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut): Virus penyebab batuk dan pilek sangat mudah berpindah dari tangan ke hidung atau mata.

-Cacingan: Telur cacing yang bersembunyi di balik kuku panjang dan kotor dapat mengganggu pertumbuhan anak.

-Tipes: Penyakit yang sering menyerang anak usia sekolah akibat kebersihan makanan dan tangan yang rendah.

Mencuci tangan dengan sabun bukan hanya soal kebersihan, tapi soal menjaga impian anak-anak kita agar tidak terhenti karena rasa sakit yang sebenarnya bisa dicegah. Ketika siswa SDN Pagojengan terhindar dari penyakit, angka absen karena sakit akan menurun.

Mereka memiliki energi yang lebih banyak untuk berkonsentrasi di kelas, bermain dengan aktif, dan tumbuh menjadi generasi yang tangguh

Tim Kelompok 12 KKN Mahasiswa UPB, Kabupaten Brebes, di Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah:

Khoerul Fuadhi (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PGSD), Seli Fitriani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PGSD), Nabilla Defira Putri Maisaan (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Farmasi).

Risma Nur Qolfiah (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Farmasi), Retno Mulyani (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Teknik Informatika). Endah Khoerunisa ((Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Teknik Informatika), Naufal Muhammad Husen (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Manajemen).

Nadya Qonita Rahma (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Manajemen), M. Hanki Alhan (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Prodi  Ilmu Komunikasi), Isma Nur Fitriani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PBIN).

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita