Sabtu, 17/01/2026, 10:49:38
Peran Laporan Keuangan dalam Meningkatkan Keberlanjutan Usaha UMKM Angkringan Basa-Basi
OLEH: ZAENUL AWWABIEN
.

USAHA Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia, termasuk jenis usaha kecil di sektor kuliner seperti Angkringan Basa-Basi.

Bisnis Angkringan merupakan usaha yang menyediakan makanan dan sebagai sumber penghidupan bagi berbagai pelaku usaha mikro. Meskipun tampak sederhana, pemilik usaha mengatakan bahwa salah satu hambatan utama yang sering dijumpai adalah menjaga kelangsungan usaha di pertengahan persaingan yang semakin ketat.

Salah satu hal yang sering diabaikan oleh para usaha seperti Angkringan Basa-Basi adalah penyusunan laporan keuangan. Banyak yang berpendapat bahwa hanya perusahaan besar yang membutuhkan laporan keuangan.

Padahal, laporan keuangan sangat penting sebagai alat untuk memahami kondisi keuangan usaha secara nyata, mulai dari total pemasukan, biaya operasional, hingga laba atau rugi yang diperoleh.

Tujuan laporan keuangan meliputi penyediaan informasi tentang jenis dan jumlah aset, kewajiban, dan ekuitas perusahaan, serta posisi keuangan dalam satu periode tertentu, termasuk harta, kewajiban, modal, dan hasil usaha (Kasmir 2019).

Dengan adanya laporan keuangan yang mudah dipahami, pemilik Angkringan Basa-Basi dapat mengatur keuangan mereka dengan lebih efisien. Pencatatan pendapatan harian dari penjualan makanan dan minuman serta pengeluaran untuk bahan baku dan tenaga kerja memberikan  arus kas yang jelas.

Dengan begitu, keputusan bisnis seperti menetapkan harga jual, mengontrol biaya, atau menambah menu baru bisa diambil berdasarkan informasi yang tepat, bukan hanya sekadar perkiraan.

Laporan keuangan juga memainkan peran yang penting dalam membangun kepercayaan dari pihak luar. Apabila UMKM Angkringan Basa-Basi memerlukan tambahan modal, baik dari lembaga keuangan maupun investor, laporan keuangan menjadi dokumen yang sangat diperlukan untuk menunjukkan kelayakan usaha.

Usaha yang memiliki laporan keuangan yang teratur, dianggap lebih profesional dan memiliki peluang lebih besar untuk mencapai kesuksesan.

Dalam jangka panjang, penerapan laporan keuangan secara rutin dapat memperkuat keberlanjutan usaha Angkringan Basa-Basi. Pemilik bisnis dapat secara berkala menilai kinerja finansial, memitigasi risiko kerugian, dan merencanakan pengembangan usaha dengan lebih efektif.

Jadi, laporan keuangan bukan hanya sebuah kewajiban administratif, melainkan alat strategis untuk memastikan UMKM angkringan tetap mampu bertahan, berkembang, dan memberikan kontribusi bagi ekonomi setempat.

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita