...pembuatan garam rebus yang dinilai lebih higienis, adaptif terhadap perubahan cuaca, dan berpotensi membantu petani garam lokal meningkatkan kualitas...
PanturaNews (Tegal) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi mengumumkan para pemenang Anugerah Jurnalistik Sahabat Bahari (AJSB) 2025, Rabu 10 Desember 2025.
AJSB 2025, sebuah ajang tahunan untuk mengapresiasi jurnalis dan kreator konten yang berperan aktif mengawal implementasi kebijakan, serta program pembangunan sektor kelautan dan perikanan.
Tahun ini, AJSB mengusung tema “Swasembada Garam dan Pangan Biru untuk Indonesia Maju”, dan menerima lebih dari 400 karya jurnalistik dari berbagai kategori, mulai dari media cetak, media online, radio, televisi, foto jurnalistik, hingga media sosial. Seluruh karya dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari jurnalis profesional dan praktisi komunikasi.
Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Humas dan Komunikasi Publik, Doni Ismanto Darwin, menyampaikan bahwa AJSB 2025 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan media dalam menyuarakan capaian pembangunan kelautan dan perikanan yang menyentuh masyarakat luas.
Doni menegaskan bahwa tema yang diangkat tahun ini berkaitan erat dengan program prioritas KKP, seperti swasembada garam, Kampung Nelayan Merah Putih, hingga revitalisasi tambak Pantura. AJSB juga membuka peluang lebih luas bagi masyarakat umum untuk berpartisipasi melalui kategori Media Sosial.
Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Muhammad Azizan, pemenang pada Kategori Media Sosial. Dalam karyanya yang berjudul “Garam Kaliwlingi”, Azizan yang merupakan pelajar SUPM Negeri Kota Tegal, mengangkat potret inovasi garam rebus sebagai alternatif metode produksi garam di pesisir.
Melalui penyajian visual dan narasi informatif, Azizan menggambarkan proses pembuatan garam rebus yang dinilai lebih higienis, adaptif terhadap perubahan cuaca, dan berpotensi membantu petani garam lokal meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi.
Dewan juri menilai, bahwa karya Azizan berhasil memberikan edukasi publik mengenai inovasi sektor garam dengan pendekatan kreatif, mudah dipahami, serta relevan dengan target swasembada garam yang sedang digencarkan KKP. Dedikasinya dianggap mewakili semangat generasi muda dalam mendukung pembangunan kelautan dan perikanan nasional.
Pelaksanaan AJSB tahun ini merupakan yang kelima kalinya sejak pertama digelar pada 2021. Dari waktu ke waktu, ajang ini semakin menegaskan fungsi jurnalisme sebagai jembatan informasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku utama sektor kelautan dan perikanan.
Melalui karya-karya yang dikirimkan, berbagai isu penting seperti inovasi garam, ketahanan pangan biru, hingga dinamika kehidupan nelayan berhasil dipotret dari berbagai perspektif.
KKP berharap AJSB terus menjadi ruang produktif bagi jurnalis untuk menyampaikan informasi akurat, membangun kesadaran publik, dan memperkuat partisipasi masyarakat terhadap pembangunan sektor bahari Indonesia.